Site icon Berita Kota Makassar

SMAN 5 Gowa Juara 1 Lomba Sekolah Sehat se Sulsel

GOWA, BKM — Prestasi terbaik kembali diraih Kabupaten Gowa. Kali ini diraih SMAN 5 Gowa atau dulu adalah SMAN 2 Unggulan Malino, Kecamatan Tinggimoncong. SMAN 5 berhasil meraih juara 1 Lomba Sekolah Sehat (LSS) yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel kerjasama Dinas Kesehatan Sulsel awal 2018 lalu dan berhasil mewakili Sulsel ke tingkat nasional.
Kepala SMAN 5 Gowa, Sudirman, mengaku bangga dan bersyukur karena sekolahnya mampu tampil terbaik. Bahkan akan menuju LSS tingkat nasional. ”Meraih terbaik 1 ini tentunya kami sangat bangga sekaligus menjadi tantangan untuk bisa menjadi yang terbaik di antara sekolah sehat lainnya di Indonesia. Alhamdulillah, sekolah kami terpilih. Ini adalah keberhasilan bersama semua pihak terkait yang memberikan bimbingan dan support mulai dari pihak internal sekolah, UPT Wilayah Gowa Disdik Sulsel, Pemkab Gowa, Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa. Masyarakat sekitar sekolah kami juga sangat mendukung keikutsertaan kami mengikuti LSS ini,” kata Sudirman.
Terpisah Kepala UPT Wilayah Gowa Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Ernawati yang dimintai komentarnya, Sabtu (7/4), mengatakan, apa yang diraih SMAN 5 Gowa ini adalah satu prestasi tinggi. Ernawati pun berharap agar pihak SMAN 5 Gowa dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk berkompetisi kategori sehat untuk kancah nasional.
”Kami tidak henti-hentinya mengingatkan sekolah untuk menjaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan agar siswa, guru maupun yang lainnya merasa nyaman berada di lingkungan sekolah. Kami mensupport SMAN 5 untuk berkompetisi di tingkat nasional semoga menjadi yang terbaik dan membanggakan serta menjadi contoh bagi sekolah lainnya,” kata Ernawati.
Sementara itu, Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz, mengatakan, atasnama pemerintah kecamatan sangat berbangga atas perolehan juara sekolah sehat yang diraih SMAN 5 Gowa. Tak salah jika SMA ini sejak dulu dikatakan SMA Andalan. Andry Mauritz juga mengaku mendukung penuh langkah SMAN 5 ini menuju nasional.
”Sebagai pemerintah kecamatan, kami juga berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan siswa SMAN 5 yang memang diasramakan. Sejak berdiri 1997 silam, sekolah ini berada di kawasan sejuk kota wisata Malino. Sekolah ini pun menjadi favorit bagi masyarakat. Kami juga salut dengan komitmen pihak sekolah yang sepakat menolak narkoba dan menanamkan budaya tidak merokok dalam kawasan sekolah,” kata camat.
Dikatakan Andry Mauritz, seluruh siswa diimbau selalu mawas diri dan menjaga keimanan untuk tidak mencoba mengonsumsi narkoba. Membiasakan hidup sehat bebas dari asap rokok dan say no to drugs. Mari ciptakan Malino yang bersih dan indah serta tanpa narkoba. (sar/mir)

Exit mobile version