Site icon Berita Kota Makassar

Menambung Untuk Menikahi Kekasih Pujaannnya

SETIAP pekerjaan pasti memiliki resikonya masing-masing. Namun ada beberapa pekerjaan yang tergolong membahayakan, karena maut bisa menghampiri kapan saja. Seperti halnya pekerjaan yang dilakoni Taufik yakni pembersih kaca gedung tinggi.

Laporan: ARIF AL QADRY

Banyaknya gedung-gedung tinggi membuat pekerjaan ini semakin banyak. Berada diketinggian adalah hal yang paling sering dilakukannya. Tugasnya adalah membersihkan kaca gedung pencakar langit agar tetap terlihat bagus dan indah dari bawah.
Profesi ini terbilang ekstrem. Melakoni profesi ini wajib memperhatikan prosedur keamanan. Jika tidak, nyawa melayang akibat dari kesalahan.
Autostop, carabiner, body harness, tali kernmantle, sling, helm, sarung tangan, dan sepatu adalah peralatan utama yang setiap hari melekat di tubuh Taufik sebelum keluar memulai aktivitasnya. Seperti saat bergelantungan di Gedung Graha Pena Makassar berlantai 19 ini. Taufik dengan santainya membersihkan dinding-dinding dan kaca luar gedung.
Profesi yang dilakoni pria kelahiran Ujung Pandang, 16 Februari 1995 memang menantang. Membutuhkan nyali tinggi serta ketelitian ketika bekerja. Rasa takut seakan tak lagi dirasakan bergelantungan hanya menggunakan seutas tali diketinggian dengan tubuh dihempas angin.
Aksi tukang pembersih kaca dan dinding gedung Graha Pena dapat setiap hari terlihat. Dan tidak sedikit orang-orang yang menyaksikan aksi Taufik bersama rekannya menarik decak kagum.
“Setiap hari pasti kita keluar membersihkan dinding dan kaca gedung. Dimulai pagi pukul 08:00 sampai 12:00. Setiap hari bekerja bergelantungan, rasa takut sudah tidak ada lagi. Tapi keamanan tetap wajib diperhatikan,” sebut Taufik yang ditemui di lantai enam Gedung Graha Pena.
Saat ditemui penulis saat beristerahat, Taufik mengisahkan menjadi tukang pembersih dinding dan kaca gedung. Profesi itu ia lakoni sejak September 2017 lalu. Pekerjaan itu memang sejak dulu diimpikan. Selain karena gaji atau upah tinggi, pilihan pekerjaan itu juga sesuai dengan passionnya menyukai hal hal yang menantang dan ektrem.
Di awal mengajukan permohonan kerjanya di Graha Pena di bagian tukang bersih dinding dan kaca gedung, Taufik tidak langsung diterima dan ditempatkan diposisi yang diinginkan. Butuh beberapa hari ia menunggu panggilan interview.
“Setelah saya dapat panggilan dan diterima, saya juga tidak langsung ditempatkan diposisi bagian yang saya mau. Saya ditraining sebagai cleaning service selama delapan bulan sejak Januari sampai September 2017. Dari situ baru saya dipanggil dan ditempatkan sebagai tukang bersih dinding dan kaca luar gedung,” katanya.
Cukup jauh perbedaan dirasakan Taufik ketika bekerja sebagai cleaning service dengan menjadi tukang bersih dinding dan kaca luar gedung. Jika ingin merasa aman, dan tidak capek, menjadi cleaning service. Namun jika ingin bekerja sambil olahraga adu adrenaline, maka jadi tukang bersih dinding dan kaca luar gedung pekerjaan yang tepat.
Selama bekerja menjadi tukang bersih dinding dan kaca gedung, Taufik begitu menikmatinya. Dan seakan tidak ingin meninggalkan pekerjaan yang sudah sesuai dengan passionnya. Untuk gaji, setiap bulan ia menerima sebesar Rp2,500,000. Dirasa cukup menutupi kebutuhan hari-hari dan menabung persiapan nikahnya.
“Gaji saya dapat lumayan juga untuk menutupi biaya hidup dan sedikit ditabung untuk nikah. Alhamdulillah sudah ada tabungan dari pekerjaanku dan kalau tidak ada halangan, tahun depan sudah nikah,” sebutnya. (arf)

Exit mobile version