MAMUJU, BKM — Pada tahun 2019 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar menjadikan pengelolaan lingkungan hidup (LH) sebagai salah satu program prioritas.
Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana, di sela pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (9/4), mengatakan, selain pengelolaan LH, juga menjadi program prioritas adalah perbaikan kualitas SDM dan kebudayaan, perbaikan infrastruktur dan konektivitas, peningkatan ekonomi dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih.
Pembukaan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2019 tersebut ditandai pemukulan gong oleh Sekretaris Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Kemendagri, Widodo Sigit Pudjianto, didampingi Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Wakil Gubernur, Enny Anggraeny Anwar, Inspektur Utama Kementerian Bappenas, Roni Dwi Susanto, dan Pelaksana Tugas Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arman Salimin.
Turut hadir pada kegiatan itu, Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin, pemerintah kabupaten se Sulbar, para asisten, staf ahli dan tim pakar gubernur, pimpinan OPD lingkup pemerinah provinsi dan kabupaten, para pimpinan instansi vertikal, akademisi, pimpinan dunia usaha, tokoh masyarakat serta tokoh agama di daerah itu.
Junda Maulana menambahkan, sebelum dilaksanakannya Musrenbang, berbagai kegiatan telah dilakukan, yakni penyusunan rancangan awal RKPD yang berpedoman pada RPJMD Provinsi Sulbar 2017-2022.
Selain itu, juga dilaksanakan forum konsultasi publik dengan menghadirkan para stakeholder atau pemangku kepentingan pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat dari berbagai unsur dan kalangan, penerimaan pokok-pokok pikiran DPRD Sulbar berdasarkan hasil reses yang membawa aspirasi rakyat, pelaksanaan forum OPD serta pelaksanaan Musrenbang kabupaten dan pra Musrenbang provinsi. (int)