MAKASSAR, BKM — Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Selasa (10/4), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo sebagai Ketua Pengarah Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (USBN-UNBK) melakukan inspeksi dadakan (sidak) di beberapa sekolah.
Irman yang kerap disapa None mengunjungi dua SMA dan satu SMK. Kunjungan pertama digelar di SMK Negeri 8 Makassar. Di sekolah yang sudah menyelesaikan UNBKnya pekan lalu itu None melihat langsung Ujian KK (Ujian Kompetensi Keahlian) para siswa. Mulai dari jurusan tata boga, jahit-menjahit, hingga tata rias.
Dari SMKN 8, None yang hanya didampingi seorang staf dan ajudan menuju ke SMA Negeri 3.
Di SMA 3 None sempat kesal melihat kebersihan sekolah yang menurun. Banyak sampah berceceran di lantai dan tangga sekolah.
None yang datang tanpa sepengetahuan kepala sekolah dan para awak ujian lainnya langsung menuju ke kelas-kelas tempat ujian berlangsung.
Di ruang ujian None berinteraksi dengan pengawas ujian dan panitia terkait beberapa hal seperti jaringan internet, sambungan liatrik, kehadiran peserta, kondisi server, hingga tingkat kesulitan mata pelajaran yang sedang diujikan.
Berdasar pantauan matanya di kedua sekolah tersebut, None tidak menemukan adanya kendala jaringan internet maupun listrik.
Saat masuk di gerbang SMAN 2 Makassar, None sempat ke pos jaga dan menegur sekuriti sekolah yang kedapatan tertidur. Satu orang di teras jaga duduk tertidur dan yang satunya lagi tidur baring di dalam pos.
Sementara itu di Kantor Disdik di mana disiapkan video conference dengan daerah-daerah.
Kabupaten Bone melaporkan beberapa sekolah sempat terganggu lima menit karena jaringan terputus. Masalah dengan cepat teratasi oleh panitia bersama dengan Telkom sehingga tiga sesi ujian berhasil diselesaikan dengan baik. (rhm)
Tinjau UNBK, None Kesal SMAN 3 Jorok
