PANGKEP, BKM–Bimbingan Teknis (Bimtek) diikuti 50 sekolah calon Adiwiyata yang digelar Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Pangkep, dari tanggal 11 hingga 12 April 2018 di Kantor Pemkab Pangkep . Kadis Pendidikan, Muhammad Idris Sira meminta pihak DLH untuk memberikan bantuan dana dalam penataan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Idris Sira, saat membuka bimtek untuk para pengelola dan kepala sekolah menjelaskan, pihak sekolah sudah lama dan senantiasa siap menjadi sekolah adiwiyata.
“Seluruh sekolah sudah siap 200 persen. Hanya saja sebaiknya pihak sekolah juga dibantu dari segi pendanaan untuk pembelian pot dan tanaman, “kata Idris
Idris berharap, Dinas Lingkungan Hidup dapat menganggarkannya untuk pembinaan calon sekolah adiwiyata. Dana yang dimaksud, dikatakan Idris, minimal Rp5 juta per sekolah.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang diwakili Kepala Bidang Penaatan Lingkungan Hidup, Hj. Suryati mengatakan, pihaknya akan mengusulkan hal itu ke pimpinan perihal usulan dana pembinaan setiap sekolah adiwiyata.
” Untuk tahun 2018 Dinas Lingkungan Hidup menggelar bimtek selama 2 hari bagi calon sekolah adiwiyata. Bukan saja, masalah kebersihan dan penghijauan namun juga masalah administrasi yang mendukung terhadap penilaian kebersihan tersebut,” Ucap Suryati .
Diakui Suryati jika selama ini, beberapa kepala sekolah SD di wilayah Pangkajene, masih kebingungan jika ada penilaian adiwiyata. Selain membutuhkan dana untuk pembelian pot dan tanaman penghijauan juga ada beberapa halaman yang ditata.
Apalagi beberapa sekolah di Pangkep juga telah mendapatkan piala adiwiyata bahkan ada sekolah yang memperoleh adiwiyata mandiri tingkat nasional dan Asean. (udi)
