Site icon Berita Kota Makassar

Warga Sulsel Galang Dana Untuk NA di Jakarta

BKM–Warga Sulsel yang berdomisili di Jakarta masih melakukan penggalangan dana untuk mendukung perjuangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) untuk memenangkan kontestasi Pilgub 27 Juni nanti. Hanya semalam dana yang terkumpul sudah sebanyak Rp 761 juta. “Semangat warga perantauan Sulsel di Jakarta dan sekitarnya yang tergerak hati nuraninya untuk memilih dan mendukung pasangan Prof Andalan terbukti hari ini,”ujar Manggatta Toding Allo, warga Tana Toraja yang bekerja di Jakarta, di di Restoran Central Tomang, Jakarta Barat, Selasa malam (10/4).
Menurut Manggatta, dukungan para warga perantauan di Jakarta kepada Prof Andalan disebabkan mereka semua menginginkan agar Sulsel semakin jaya ke depan. Dari empat pasangan calon, hanya Prof Andalan yang menurut para perantau bisa dipercaya dan diyakini bakal membawa perubahan yang jauh lebih baik bagi Sulsel. “Konsep dan tagline Kerja Nyata yang diusung pasangan Prof Andalan bisa dirasakan warga Sulsel di Jakarta. Kami selama ini banyak melihat pemberitaan di media nasional, bagaimana Kabupaten Bantaeng jauh lebih maju dibanding daerah lain berkat kepemimpinan Bupati Prof Nurdin Abdullah,” tambah Manggatta.
Guna memfasilitasi banyaknya warga Sulsel di Jakarta yang mendukung, Manggata dan beberapa perantau menginisiasai penyelenggaraan malam Fundraising Gala Dinner yang sekaligus menjadi malam silaturahmi bagi para perantau. Terkumpul dana Rp 761.820.000 pada acara yang berkonsep ‘Dari Rakyat Untuk Rakyat’ itu.
Manggata dan para penggagas kegiatan itu mengimbau warga Sulsel perantauan agar tidak tinggal diam dan pasif terkait pemilihan pemimpin yang bakal bertanggungjawab atas kemajuan tanah kelahiran mereka selama lima tahun ke depan.
Ketua Tim Penggalangan Dana Prof Andalan Nikita Andilolo memastikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2017, di mana setiap dana yang terkumpul wajib di bawah batasan KPU dan diberikan dengan formulir yang sudah disiapkan. “Pendanaan ini sangat transparan karena setiap pemasukan dana kampanye dapat dipertanggung jawabkan dan laporan keuangan akan dipublikasikan secara umum di website www.ProfAndalan.id dan dilaporkan ke KPU,” kata Nikita.
Sementara itu, NA mengucapkan terima kasih dan penghargaan bagi warga Sulsel di perantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya yang telah memberi dukungan dan kepercayaan. “Siapa saja boleh ikut berpartisipasi karena yang dilihat bukan dari segi nominal, melainkan semangat kita sebagai putera-puteri daerah Sulsel dalam ikut berjuang mengembalikan kejayaan Sulawesi Selatan,”jelas NA, Rabu (11/4)
Sementara itu, selama ini rival pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Agus Arifin Nu’mang-Ahmad Tanribali Lamo (Agus-TBL) mulau bicara soal konektifitas wilayah di Sulsel. Untuk itu, Juru bicara pasangan nomor urut 2 Agus-TBL, Andry Arief Bulu, menyatakan terimakasihnya pada kandidat lain yang secara tidak langsung turut menyosialisasikan program Agus-Tanribali.
Andry mengatakan, program konektivitas wilayah yang dicanangkan Agus-TBL yakni Labuba Malabo, turut disosialisasikan oleh kandidat lain.

Menurutnya itu merupakan tanda bahwa program yang dicanangkan Agus-TBL sangat realistis dan patut dilaksanakan.
“Alhamdulillah, konektivitas wilayah yang selama ini masuk dalam program Labuba Malabo secara tidak langsung turut disosialisasikan oleh kandidat lain. Artinya ini program memang bagus,” jelas Andry, Rabu (11/4).

Andry menambahkan, Agus-TBL merupakan satu satunya kandidat yang secara jelas dan jauh lebih awal menyatakan dalam berbagai instrumen APK (alat peraga kampanye) tentang program Fokus Tuntas yang memprogramkan pembagian wilayah titik tumbuh baru di Sulsel.
“Pembangunan jalan baru 500km sebagai sarana konektifitas antar wilayah salah satunya, dan beberapa program lain,” imbuhnya.

Konsep konektivitas wilayah Labuba Malabo tersebut bahkan sudah dipaparkan oleh Agus saat mengikuti simposium bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, yang dilaksanakan oleh salah satu parpol beberapa waktu lalu. (rhm-nug/rif)

Exit mobile version