PAREPARE,BKM — Calon wali kota Parepare nomor urut 1, HM Taufan Pawe kembali berkisah soal fitnahan serta tuduhan penzaliman saat kampanye dialogis di Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kamis, 12 April 2018. Selama menjabat wali kota, Taufan Pawe mengaku sering dituduhkan menzalimi dan tidak memberi kesempatan orang bekerja.
“Tuduhannya, saya dizalimi, saya tidak dikasi kesempatan bekerja. Faktanya, dia yang tidak mau bantu saya bekerja, karena naseng alena punggawa,” umbar Taufan Pawe di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.
Taufan mengaku menahan diri tidak ingin membuka masalah ini. Hanya saja, dia terusik dengan kata-kata dizalimi. “Siapa yang dizalimi sebenarnya,” ulang Taufan. Namun dengan Pangerang Rahim, pasangan wakilnya, Taufan yakin hubungannya akan harmonis.
“Saya yakin Parepare akan jauh lebih baik, jika saya dan Pangerang Rahim harmonis,” imbuh Taufan. Calon wakil wali kota nomor urut 1 Pangerang Rahim pun menimpali hal sama.
Dia mengaku meninggalkan DPRD Provinsi Sulsel, dan memilih membantu Taufan Pawe di Parepare, adalah karena semangat pengabdian bukan kekuasaan. (samir)
