MAKASSAR, BKM–Komunitas Dongeng Aksikita kembali melakukan aksinya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Sabtu (14/4). Kali ini mereka bekerjasama dengan Yayasan Sayangi Tunas Anas Cilik Indonesia (YSTC) menggelar kegiatan penyuluhan sanitasi pada anak.
Kegiatan ini sendiri diperuntukkan kepada anak-anak yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung di TPA Tamangapa. Hal yang menarik dalam kegiatan penyuluhan ini pun adalah dongeng. Dongeng dalam kegiatan ini dijadikan sebagai metode untuk menyampaikan pentingnya sikat gigi dan cuci tangan.
Para anggota Aksikita membawakan dongeng yang berjudul “Monster GiGi” dan ‘Kerajaan Permen” untuk menarik anak-anak memperhatikan penyuluhan. Setelah mendongeng, barulah anak-anak ini langsung dipandu untuk mempraktekkan langsung bagaimana menyikat gigi dan mencuci tangan yang baik dan benar.
Tim YSTC, Atikah mengatakan jika kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus diperoleh anak. Sehingga hal ini lah yang mendasari kegiatan penyuluhan sanitasi ini dilaksanakan.
Tujuannya tentu adalah bagaimana membentuk kebiasaan cuci tangan dan sikat gigi pada anak secara teratur.
Kebiasaan tidak mencuci tangan dan sikat gigi secara teratur bisa menimbulkan dampak yang butuk. Seperti misalnya bisa menimbulkan beberapa peyakit, seperti diare, sakit gigi, dan beberapa penyakit lainnya.
Koordinator Komunitas Dongeng Aksikita, Yusri berharap, besar kepada anak-anak di TPA Tamangapa untuk lebih memperhatikan kebersihan gigi dan tangannya. “Semoga anak-anak disana bisa membiasakan mencuci tangan dan menggosok gigi secara teratur,” harapnya.(nug/war/c)
Aksikita Gelar Penyuluhan di TPA Tamangapa
