SIDRAP, BKM — Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan, SIK meminta massa dari kedua pasangan calon (Paslon) untuk menahan diri dan tidak menggelar aksi susulan guna menghindari bentrok susulan.
“Saya himbau masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi. Kalau ada hal-hal yang ingin bikin masalah, saya tindak tegas siapapun orangnya,” tegas Kapolres, Minggu (15/4)
Kapolres mengingatkan warga untuk menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan pelanggaran Pilkada kepada Panwas dan Gakkumdu untuk menindak lanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kalau sudah dilaporkan silahkan kawal dengan persuasif. Biarkan tim Panwas dan Gakkumdu yang bekerja profesional. Kasus ini tidak akan ditutup-tutupi,” tegasnya.
Sejauh ini situasi keamanan di Kabupaten Sidrap mulai kondusif setelah terjadi bentrok sehari sebelumnya antara massa pendukung Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DoaMu) dan Fatmawati-Abdul Majid (FatMa), Sabtu siang.
Aktifitas di depan kantor Panwaslu Sidrap, kembali lancar, setelah sempat ditutup oleh petugas. Prsonil Polres Sidrap dibackup Brimob Detasemen B Parepare dan TNI dari Kodim 1420 Sidrap masih terus berjaga-jaga di lokasi stragegis.
Sebelumnya bentrokan massa kedua kubu pendukung paslon Cabup-cawabup Sidrap yang terjadi Sabtu siang.
“Suasana sudah bisa dikendalikan,” tandas Kapolres Minggu, (15/4).
Sementara Bupati Sidrap, H Rusdi Masse pasca bentrok mengaku Sidrap kembali kondusif. Hingga saat ini, masih terus melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait. (ady/C)
