GOWA, BKM–Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengimbau warga masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Gowa untuk dapat berpartisipasi dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel yang akan dihelat 27 Juni mendatang. Partisipasi yang diharapkan bupati adalah partisipasi warga dalam menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi tempat pemilihan suara (TPS). ” Saya berharap semua masyarakat Gowa dimanapun tempat tinggalnya khususnya yang menetap di pelosok agar berbondong-bondong ke TPS. Ajak seluruh keluarga, kerabat dan tetangga untuk ke TPS. Jadilah warga negara yang baik dengan datang ke TPS menggunakan hak pilih ta. Dan bagi masyarakat yang tinggal di tempat terpencil dan jauh dari TPS maka kita akan menjemput untuk datang ke TPS. Pemerintah akan memfasilitasi dan siapkan kendaraan. Saya juga perintahkan camat maupun kepala desa ataupun lurah untuk menyiapkan mobilnya, jemput warganya yang tinggal jauh dari TPS,” tandas Adnan dihadapan warga masyarakat Kecamatan Bungaya saat melakukan kunjungan kerja, Jumat (13/4).
Bupati pun tidak ingin satupun warga Gowa yang punya hak pilih tak menggunakan hak pilihnya sama sekali atau golput.
” Saya akan lakukan identifikasi warga yang bermukim di kampung terpencil. Camat dan lurah maupun kades harus tahu mana warganya yang jauh dari TPS. Mereka-mereka itu harus difasilitasi untuk datang ke TPS agar bisa menjadi warga negara yang baik,” tambahnya.
Adnan menegaskan, masyarakat Gowa harus berpartisipasi aktif untuk mensukseskan Pilkada 2018 ini. Bupati Gowa juga mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dengan opini-opini yang berkembang marak atau isu hoax dari medsos.
“Saya imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang ditebar di medsos, apalagi isu itu hanya ingin memecah belah masyarakat. Orang Gowa jangan mudah termakan isu. Ingatki semua, sisa dua bulan lagi Pilgub akan dilaksanakan, mari tunjukkan bahwa orang Gowa itu taat aturan, mampu menjadi warga negara yang baik dengan berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi ini,” tandas bupati lagi.
Imbauan ini dilontarkan Adnan karena ada indikasi gerakan untuk menurunkan partisipasi masyarakat Gowa agar tidak datang ke TPS. “Gerakan ini akan masif dan saya sudah mulai mencium gelagat tak baik ini. Karena itu saya imbau masyarakat Gowa tidak mudah terprovokasi tapi orang Gowa harus ke TPS dan katakan bahwa orang Gowa punya hak suara dan punya hak pilih. Ayo ke TPS, kalau rumahnya jauh nanti kita jemput. Kita fasilitasi kendaraan agar bisa ke TPS,” tandas Adnan sembari merahasiakan siapa pihak yang melakukan pergerakan menghalangi warga ke TPS.
Terkait akan memfasilitasi warga dengan kendaraan jemputan ke TPS, menurut Adnan akan dilakukannya demi meningkatkan partisipasi pemilih. “Kita akan siapkan kendaraan baik pribadi hingga mobil dinas sekalipun. Tidak apa-apa kita pakai mobil dinas yang penting memang tujuannya untuk membantu angkutan bagi warga terpencil dan itu memang tanggungjawab pemerintah,” kata Adnan.
Ditanya apa tidak takut disorot publik karena menggunakan mobil dinas negara menurut Adnan, dirinya sudah siap untuk sorotan itu. (sar/rif)
Pemkab Gowa Akan Siapkan Kendaraan Bagi Warga Terpencil
