Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Pasangan Terciduk di Panti Pijat, Ditemukan Kondom

MAKASSAR, BKM — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang menggelar razia Cipta Kondisi (Cipkon), Minggu malam (15/4). Salah satu sasarannya adalah panti pijat.
Di sebuah panti pijat Jalan Seruni, tim yang dipimpin Bripka Dzulqadri menemukan tiga pasangan bukan suami istri. Mereka pun digiring ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan.
Apalagi, saat dilakukan razia di panti pijat tersebut, polisi mendapati alat kontrasepsi berupa kondom yang berisi cairan, diduga sperma. Kuat dugaan tempat ini jadi ajang prostitusi.
Awalnya, tiga pria hidung belang yang terciduk di panti pijat berkilah melakukan perbuatan layaknya suami istri. Namun, ketika petugas memperlihatkan kondom yang ditemukan berserakan, mereka pun tak bisa berkutik.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, membenarkanya adanya tiga pasangan bukan muhrim diamankan setelah terjaring razia.
”Ketiganya diamankan dari sebuah panti pijat. Awalnya, yang pria sempat tidak mau mengaku ketika ditanya. Namun setelah lampu ruangan dinyalakan dan terlihat kondom berserakan, barulah mereka mengaku. Selanjutnya dibawa ke mapolsek. Pengelola panti pijat akan kita periksa, karena tempatnya diduga jadi lokasi prostitusi,” tandas Kompol Ananda, kemarin.
Ipda Robert Hariyanto Siga menambahkan, pihaknya datang ke lokasi melakukan razia setelah menerima laporan. “Kami tindak lanjuti laporan yang masuk, kemudian dilakukan razia di ebuah panti pijat yang diduga jadi tempat prostitusi. Ternyata betul. Ada tiga pasangan yang didapat berduaan di dalam kamar secara terpisah. Kami temukan juga alat kontrasepsi kondom berisi cairan,” jelas Ipda Robert.
Berdasarkan temuan tersebut, panti pijat yang dirazia dipastikan melanggar izin. Usahanya hanya kedok namun dijadikan tempat prostitusi. Untuk penindakan terkait izinnya, polisi masih akan berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkot Makassar. (ish/rus)

Exit mobile version