Site icon Berita Kota Makassar

NH Siapkan Kejutan, NA tetap Rilex

MAKASSAR, BKM–Debat kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan digelar di Jakarta, Kamis (19/4). Empat pasangan calon telah mempersiapkan untuk membuktikan siapa diantara mereka yang terbaik untuk dipilih di Pilgub Sulsel 27 Juni mendatang. Empat pasangan calon akan adu gagasan terkait pelayanan publik dan sosial. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh KPU dan pasangan calon
Calon gubernur nomor urut satu Nurdin Halid (NH) menjelaskan debat kandidat seyogianya bisa memperkaya dan meyakinkan masyarakat Sulsel terkait program dan gagasan pasangan calon. Karena itu, penguatan visi dan misi calon harus dipertegas. “Jadi tidak ada persiapan khusus yang kami lakukan. Lebih pada penegasan visi dan misi yang disinkronkan dengan tema atau materi debat, ” ungkapnya.
Diapun mengaku sudah menyiapkan strategi yang mumpuni yang diharapkan bisa jadi kejutan di pentas debat pada 19 April mendatang. “Ada tema spesifik yang sudah dipersiapkan. Kita fokus pada itu dan diharapkan ada kejutan menarik yang bisa terjadi nanti, ” ungkapnya.
Untuk pendamping, jelas NH, pihaknya hanya akan membawa tim inti saja. “Kita diberi undangan hanya 30 orang, tim inti saja yang berangkat,” pungkasnya.
Calon gubernur nomor urut dua Agus Arifin Nu’mang akan melibatkan tokoh nasional seperti Tanri Abeng untuk membedah konsep LABUBA MALABO. “Besok, Rabu (8/4), beberapa tokoh nasional asal Sulsel akan duduk bersama membedah visi dan gagasan Agus Arifin Nu’mang-Achmad Tanribali Lamo yang dimuat dalam buku Untuk Sulsel Lebih Bagus, karya M. Saleh Mude, di Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional RI Jakarta,”ujar juru bicara Agus-TBL, Andry Arif Bulu.
Selain Tanri Abeng, juga diundang Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Irjen Pol (Purn) Dr. M. Said Saile, Dr Ir. Muhammad Said Didu, Sofyan Djalil dan Mustafa Abubakar. Menurut Andry, hasil pembahasan tersebut nantinya yang akan dipaparkan pada debat kedua.
Sementara itu, calon gubernur nomor urut tiga Nurdin Abdullah (NA) mengatakan soal debat kandidat jangan dibuat sulit dan susah. Pihaknya cukup rileks menghadapi agenda debat putaran kedua yang rencananya akan dilaksanakan di Jakarta.
Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini mengatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Seharusnya, lanjut pasangan Andi Sudirman Sulaiman ini, debat menjadi ajang untuk menjual gagasan dan ide-ide brilian untuk kemajuan Sulsel ke depan. Jangan menjadi momen untuk saling menyerang pasangan calon secara pribadi. “Tapi kalau program silahkan, ” tantangnya. Soal tema yang sudah ditentukan, menurutnya, tidak ada persoalan. Khususnya dalam penguasaan materi karena dirinya sudah 10 tahun bekerja. “Paling saya mencoba memberikan gambaran apa yang sudah saya lakukan dan akan lakukan, ” ungkapnya.
Soal berapa banyak tim pemenangan yang akan diboyongkan ke acara debat kandidat mendatang, NA mengaku menggunakan sistem paket hemat. Artinya hanya beberapa tim saja yang akan diajak dari Makassar. Untuk memenuhi kuota maksimal 30 undangan, NA akan lebih banyak melibatkan tim yang berada di Jakarta. “Paket hemat. Kita punya banyak tim dan relawan di Jakarta. Itu akan kita libatkan,”ucapnya.
NA juga mengaku tidak ingin terpancing dan menyerang. “Tidak mau terpancing untuk menyerang personal kandidat, kami justru akan lebih banyak dalam pendalaman program yang akan ditawarkan kepada masyarakat, itu saja,”kata NA. (rhm-nug/rif/c)

Exit mobile version