MAKASSAR, BKM — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono melontarkan gagasan agar pengemudi ojek dalam jaringan (online) dapat membantu pihak aparat kepolisian untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di masyarakat.
“Ketika ada kejahatan tiba-tiba pengemudi ojek bisa bertindak, membantu dan menolong orang atau melaporkan ke polisi itu namanya reaksi cepat. Tidak hanya melayani transportasi tetapi bisa membantu aparat keamanan,” kata Soni Sumarsono.
Mereka juga perlu diberikan bekal ilmu bela diri dan Soni sebut dengan nama Ojek Reaksi Cepat (ORJ).
Misalnya, dalam sistem aplikasi mitra terdapat satu tombol yang terhubung langsung dengan sistem keamanan kota, sehingga terhubung (link) dengan aparat keamanan.
“Itulah namanya Brigade Reaksi Cepat, itu nyambung sehingga kehadiran anda link dengan aparat keamanan, keberadaan merekamenjadi sinergi menjaga ketertiban dan keamanan kota,” jelas Soni, akhir pekan lalu.
Namun, Soni menjelaskan, hal ini dilontarkannya bukan dalam bentuk keputusan, dan mengembalikan keputusan pada pimpinan dan manajemen Go-Jek. Keputusan pemerintah hanya rangsangan. Baik pemprov maupun pemkot memberikan perlindungan, fasilitas, pengayoman, pembinaan dan pengawasan terhadap ketertiban umum di satu sisi adalah kepuasan pelanggan.
Soni juga menyampaikan saat ini eranya mempercepat pelayanan pada pelanggan dan kepuasan pelanggan.
Adapun kegiatan ini diapresiasi karena akan membantu pariwisata Sulsel, “Kalau ini bisa menjadi tourism development, saya kira dimudahkan dengan Go-Food,” harapnya.(rhm)
Soni Gagas Ojek Reaksi Cepat
