Site icon Berita Kota Makassar

7.000 Warga Kurang Mampu Terima KIS. 3.924 Warga Barru Belum Terdaftar JKN

 

BARRU, BKM– Pihak Dinas Sosial Barru sudah melayani 7.000 warga kurang mampu sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN-KIS). Meski begitu secara keseluruhan warga di daerah ini yang terlayani JKN berjumlah 169.759 dari 173.683 penduduk Kabupaten Barru. Berarti masih ada sekitar 3.924 warga yang belum terakomodir dalam program jaminan kesehatan nasional.

Hal ini terungkap saat Bupati Barru Suardi Saleh, melakukan penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) 2018 yang digelar di Kecamatan Mallusetasi dan Soppeng Riaja, Selasa (24/4). Penyerahan Kartu KIS ini ikut dihadiri Kadis Sosial, Kepala BPJS Wilayah Barru, beberapa Kepala OPD dan para Kades.

Distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini dalam rangka tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di wilayah Barru yakni cakupan kepesertaan menyeluruh, dimana terdaftarnya penduduk di wilayah Barru menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sesuai data Dinas Sosial, masyarakat kurang mampu di wilayah Barru sudah melayani 7.000 jiwa. Secara rinci data peserta KIS dari warga kurang mampu dari tujuh Kecamatan, yakni
Kecamatan Mallusetasi 1.207 jiwa, Soppeng Riaja 1.194, Balusu 583, Barru 1.057, Tanete Rilau 911 Tanete Riaja 1.198 dan Kecamatan Pujananting 850 jiwa.

Kasi pengelolaan Sumber Dana Sosial dan Jamsos Dinas Sosial Barru Jamaluddin Hasmin, S. menjelaskan , pada 2018 ini warga yang terdaftar sebagai peserta JKN dari seluruh segmen kepesertaaan sebanyak 169.759 jiwa atau 97, 74 % dari jumlah penduduk 173.683 jiwa.

” Kegiatan ini diharapkan masyarakat yang telah memiliki kartu KIS dipastikan mendapatkan jaminan berupa perlindungan kesehatan sehingga peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap masyarakat” kata Hasmin .

Bupati Barru Suardi Saleh, dalam sambutannya berharap dengan adanya kartu KIS yang baru diterima, warga yang mengalami gangguan kesehatan atau berkeinganan untuk melakukan check up kesehatan, bisa mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama .

” Sebenarnya kartu KIS yang bapak/ibu miliki tidak gratis, karena iurannya dibayarkan oleh Pemda Barru dengan total anggaran untuk KIS sharing Propinsi Rp. 704.572.800/bulan dan khusus untuk KIS Kabupaten Barru Rp. 161.000.000/bulan jadi total anggaran untuk Kabupaten Barru yakni Rp. 865.572.800/bulan terhadap 58.056 jiwa jumlah pesert,” tandas Suardi. (udi)

Exit mobile version