MAKASSAR, BKM — Setelah selama beberapa tahun berdiri, akhirnya alumni Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) membentuk ikatan alumni.
Para alumni Teknik Kelautan Unhas melakukan pertemuan sekaligus deklarasi pembentukan Ikatan Alumni Teknik (Ikatek) Kelautan Unhas di meeting room Coffee Lover Kafe Jalan Urip Sumohardjo Makassar beberapa malam lalu.
Ketua Panitia Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Ikatek Kelautan Unhas, Ahmad A Rusvan, Selasa (24/4/2018) mengatakan, selain deklarasi pembentukan Ikatek Kelautan, juga dilakukan pemilihan ketua Ikatek Kelautan secara musyawarah mufakat.
“Hadir dalam pertemuan ini perwakilan alumni Departemen Teknik Kelautan Unhas dari angkatan awal (1999-2001) sampai dengan angkatan 2013,” kata Ahmad.
Rapat ini juga dihadiri Ketua Departemen Teknik Kelautan Unhas, Dr Taufiqur Rachman dan beberapa dosen Teknik Kelautan.
Ketua Departemen Teknik Kelautan Unhas, Dr Taufiqur Rachman mengatakan, Program Studi Teknik Kelautan untuk jenjang program sarjana (S1) pada Universitas Hasanuddin mendapat izin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional berdasarkan Nomor : 27793/D/T/2001 tanggal 10 Agustus 2001.
Program studi ini, katanya, bermula dari sub program studi pada Jurusan Perkapalan yaitu Sub Program Bangunan Lepas Pantai.
Dalam perjalanannya, lanjutnya, minat mahasiswa teknik perkapalan yang mengikuti sub program studi ini terus meningkat dengan tugas akhir yang bervariasi meliputi perencanaan bangunan lepas pantai (offshore), perencanaan dermaga dan bangunan pantai.
Oleh sebab itu, pada tahun 1999 sub program tersebut diajukan menjadi Program Studi Teknik Kelautan dibawah naungan Jurusan Perkapalan. Pada tanggal 2 Agustus 2017 Rektor Unhas mengeluarkan Surat Keputusan No.: 21487/UN4.1/KL.6/2017 yang menyatakan bahwa Program Studi Teknik Kelautan berdiri sendiri menjadi Departemen Teknik Kelautan Unhas dengan konsentrasi peminatan adalah bangunan lepas pantai untuk eksplorasi dan ekspoitasi minyak lepas pantai, pengembangan dan rekayasa pelabuhan termasuk struktur dermaga serta pengelolaan dan rekayasa bangunan pengaman pantai.
Ketua Ikatek Kelautan Unhas terpilih, Haslimin, ST dalam rilisnya, Selasa (24/4/2018) mengatakan, isu kemaritiman yang menjadi isu nasional saat ini serta cukup banyaknya alumni Teknik Kelautan Unhas yang bekerja di berbagai sektor baik di bidang maritim maupun bidang keteknikan lainya, di pemerintahan, di perusahaan swasta nasional maupun multinasional serta di perusahaan asing baik diluar maupun dalam negeri yang menyebabkan perlunya dibentuk Ikatek.
“Kita berharap Ikatek Kelautan berkontribusi maksimal bagi pembangunan sektor maritim dan sektor lainnya di Indonesia pada umumnya dan pada almamater serta alumni pada khususnya,” kata Haslimin.
Haslimin yang masuk di Teknik Kelautan tahun 2003 menjelaskan, setelah terbentuk dan ketua telah terpilih, selanjutnya akan dilakukan pelantikan pengurus.
Pelantikan pengurus, kata Haslimin, akan dilakukan di Skypool Hotel Grand Clarion Makassar 28 April mendatang.
Pengurus Ikatek Kelautan Unhas periode 2018-2022 akan dilantik Ketua DPP Ikatek Unhas. (rls)
