MAKASSAR, BKM–Jika kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar hanya diikuti satu pasangan calon, maka tentu akan berdampak pada polarisasi kekuatan dan dukungan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.
Ada pasangan cagub dan cawagub yang diuntungkan dan tentu ada pula pasangan yang akan dirugikan. Menurut pasangan cagub dan cawagub nomor urut satu Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NYH-Aziz), satu pasangan calon atau dua pasangan yang bertarung di Pilwali Makassar tidak memiliki pengaruh. “Tidak ada pengaruhnya karena masyarakat sudah cerdas dan paham,”ujar juru bicara NH-Aziz Muhammad Risman Pasigai.
Menurut Risman yang juga wakil ketua Golkar Sulsel ini, mereka (pemilih) bisa membedakan mana dinamika Pilgub dan mana dinamika Pilwali. ,”Tentu pemilih sangat bisa membedakan mana dinamika untuk Pilgub Sulsel dan mana Dinamika untuk Pilwali Makassar,”ujar Risman.
Hal berbeda dikemukakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan). Menurutnya, meski Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur berpaket dengan calon wali kota manapun, maka tentu kalau ada masalah, maka calon wali kota merupakan itu hal yang terpisah. “Kalau ada masalah, maka calon wali kota merupakan hal yang terpisah,”ujar juru bicara Prof Andalan Bunyamin Arsyad.
Tak jauh berbeda yang dikemukakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut empat Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). Menurut pasangan yang maju lewat jalur perseorangan ini kalau digiring ke ranah Pilgub, maka bagi pasangan IYL-Cakka tentu Makassar merupakan wilayah yang dinamis. IYL-Cakka menilai pertarungan di makassar sifatnya sangat dinamis.
“Dinamis makassar, sebab semua sangat terkait pada mobilitas tim dalam mensosialisasikan figur dan program paslon. Saya pikir warga makassar pemilihnya cerdas-cerdas. Sudah tahu membedakan mana yang tepat untuk dipilih,”ujar juru bicara IYL-Cakka Heny Handayani.
Pengamat politik Dr Azwar Hasan mengemukakan bahwa manakala Pilwali hanya diikuti satu saja pasangan calon, maka yang diuntungkan adalah calon yang ikut Pilwali dengan partai pengusung calon yang ikut di Pilwali yang juga partai tersebut adalah pengusung calon di pilgub. “karena partai tersebut akan juga sekaligus memungkinkan bekerja untuk calonnya yang di kontestasi di Pilgub,”ujar Azwar. (rif)
Cagub Mana Yang Diuntungkan
