MAKASSAR, BKM — Direktur Rumah Sakit Haji dr Haris bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) datang ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Selasa (24/4). Kunjungan tersebut untuk meminta pendampingan kepada Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) terkait pengadaan alat kesehatan (alkes).
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin membenarkan adanya kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan dengan pihak RS Haji dan TP4D untuk memaparkan adanya pengadaan alkes di rumah sakit itu.
“Iya betul, dari pihak RS Haji meminta didampingi oleh TP4D terkait pengadaan alkes dan perencanaan lahan parkiran. Permintaan itu nanti akan dirapatkan tim,” kata Salahuddin, kemarin.
Menurut Salahuddin, rapat digelar secara tertutup bersama di ruang rapat tim TP4D. Pertemuan dipimpin langsung oleh asisten intelijen (asintel) selaku ketua TP4D Kejati Sulsel.
“Setelah pemaparan, TP4D akan rapat internal apakah permintaan ini disetujui atau tidak. Kalau tim setuju maka akan dibentuk tim untuk mendampingi,” terangnya.
Dana yang akan dikucurkan pada proyek tersebut berkisar Rp30 miliar, dan akan dilakansanakan pada tahun ini. (mat/rus)
Dirut RS Haji Minta TP4D Kejati Kawal Proyek Alkes
