MAROS, BKM — Pasar Butta Salewangang Maros (BSM) akhirnya resmi dioperasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Senin (23/4). Peresmian ini dilakukan langsung Bupati Maros, HM Hatta Rahman.
Pasar BSM ini akan beroperasi dalam tiga sesi. Sesi pertama pasar subuh yang beroperasi pukul 03.00 sampai pukul 06.00, sesi dua pasar siang yang beroperaai mulai pukul 06.00 sampai pukul 17.00 serta pasar malam yang beroperasi pukul 17.00 sampai 24.00.
Meski telah beroperasi, namun sebagian lapak dan kios masih ada yang belum terisi. Hatta memberi tenggat waktu kepada pedagang untuk segera mengisi kios, lapak ataupun rukonya. Jika tidak diisi per tanggal 23 April 2018, maka kios, lapak maupun ruko akan dialihkan ke pedagang lain.
”Untuk pedagang yang tidak mau pindah, silakan tetap menjual di pasar lama. Tapi kios atau lapaknya akan dilakukan penarikan dan diberikan kepada yang lain,” ujar Hatta.
Hatta menyebut, jika dibandingkan pasar lama, pasar BSM jauh lebih baik sarana dan prasarana serta kondisinya. Menurut Hatta, Pemkab tidak pernah memiliki niat untuk merugikan pedagang.
Diceritakan, pembangunan pasar BSM ini mulai dilakukan hampir 10 tahun yang lalu tepatnya 2008 lalu saat bupati sebelumnya menjabat. Meski tahun 2009 sempat dihentikan, namun diera Hatta Rahman kembali dilakukan pembangunan.
Untuk itu, bupati meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan dengan baik pasar BSM ini. Mengingat, besarnya anggaran yang telah dikucurkan Pemkab untuk menyelesaikan pembangunan pasar ini.
Dalam peresmian ini, tampak jajaran Muspida turut hadir yakni Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam, Dandim 1422 Maros, Letkol Kav Mardi Ambar, serta anggota Komisi II DPRD Maros, Patarai Amir dan Hj Suhartina Bohari.
Dalam kesempatan tersebut, Hatta juga langsung berbelanja di pasar dengan membeli perlengkapan dapur dan lauk pauk. Selain itu, Hatta juga bagi-bagi puluhan doorprize bagi pengunjung pasar BSM. (ari/mir/c)
Pasar BSM Dibagi Tiga Sesi
