Site icon Berita Kota Makassar

UNBK SMP di Maros Kekurangan Komputer

MAROS, BKM — Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai digelar Senin (23/4). Pada pelaksanaan UNBK hari pertama itu, Bupati Maros, HM Hatta Rahman bersama sejumlah unsur Muspida memantau langsung di beberapa SMP di Kabupaten Maros.
Dari kunjungan itu, peserta UNBK dibagi per sesi karena masih kekurangan komputer. Olehnya itu, Bupati Maros,HM Hatta Rahman mengaku akan kembali melakukan pengadaan komputer dan disalurkan ke pihak sekolah.
”Pantauan kami di sekolah pelaksana UNBK, pelaksanaannya dibagi menjadi tiga sesi karena kekurangan komputer. Makanya, kita minta dinas pendidikan segera melakukan pendataan kekurangan komputer untuk segera diusulkan dalam APBD perubahan. Supaya nanti tidak ada lagi jadual UNBK yang dibagi per sesi. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami,” katanya.
Menurutnya sejumlah sekolah di Maros masih membutuhkan sekitar 500 unit komputer. ”Tapi kita mau data dulu, supaya datanya sesuai,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMP 1 Turikale, Andi Anshar, mengatakan, jumlah peserta UNBK di sekolahnya sebanyak 494 orang. Namun untuk siswa SMPN 1 Turikale hanya sekitar 337 orang.
”Jadi selain siswa kami di SMPN 1 Turikale, juga ada peserta lain dari empat sekolah pengikut sebanyak 157 siswa. Dari SMPN 1 Turikale sebanyak 337 orang. Sehingga totalnya 494 anak,” katanya.
Sementara jumlah komputer yang digunakan ada sekitar 178 unit yang merupakan komputer bantuan dari Pemkab Maros.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Arifuddin Wahab, mengatakan jumlah peserta UNBK tingkat SMP sebanyak 4.979 orang yang berasal dari 36 sekolah. Dalam pelaksanaan UNBK ini dibagi menjadi dua sampai tiga sesi.
Mengenai kendala, Arifuddin mengatakan, di SMP 17 sempat ada kendala kecil. Karena server dari pusat sempat down. Beruntung itu tak berlangsung lama karena segera diatasi teknisi. (ari/mir/c)

Exit mobile version