GOWA, BKM — Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menyerukan agar mahasiswa memerangi hoax atau informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Penegasan itu dilontarkan Kapolres Shinto saat tampil menjadi narasumber dalam dialog pemuda yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Samata, Kamis (26/04) di UIN Samata, Gowa.
Dalam dialog bertajuk ‘Merajut Pilkada Damai dan Anti Hoax Berawal dari Kampus Pradaban itu, Shinto mengatakan, Polres Gowa mengapresiasi inisiatif dari Dema Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Samata yang menggelar dialog publik tentang pilkada damai tanpa hoax ini.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pihak Kepolisian tidak akan segan-segan menindak tegas pelaku penyebar berita bohong dan hatespeech yang mampu menimbulkan konflik dan juga memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Kami mengimbau dan menggandeng seluruh mahasiswa agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak benar adanya. Mahasiswa harus cerdas dalam memilah setiap informasi yang masuk ke dalam medsos masing-masing sebelum menyebarkan informasi tersebut ke orang lain. Mahasiswa itu memiliki tingkat kecerdasan tertinggi dari seluruh tingkatan pelajar di Indonesia karena itu mahasiswa harus menjadi panutan,” jelas Shinto. (saribulan)
