BARRU, BKM — Idealnya kapasitas Rutan Kelas II B Barru hanya bisa dihuni 206 orang. Tetapi faktanya yang tertampung saat ini sebanyak 210 orang napi dan tahanan. Hal ini diakui Kepala Rutan Kelas II B Barru, Jayadikusuma saat dihubungi, Kamis (26/4).
Menurut Jayadikusuma, over kapasitas hampir semua dialami Rutan diseluruh Indonesia. Kelebihan jumlah penghuni sudah merupakan fenomena yang terjadi saat ini.
“Rutan Barru saja yang memiliki klasifikasi Kelas II B sudah Over kapasitas. Apalagi daerah yang memiliki Rutan dengan kelas yang lebih diatas. Hampir pasti jumlah penghuninya lebih banyak. Apalagi Kita juga menerima binaan dari Pinrang, Sidrap dan Makassar,” katanya.
Dijelaskan Jayadikusuma bahwa posisi Rutan Barru ini sebagai penyanggah Makassar.
“Maka kita juga menerima napi binaan dari beberapa daerah. Meski begitu penghuni kasus narkoba paling dominan yakni mencapai 80 persen. Sedangkan penghuni perempuan sebanyak 5 orang , yang terdiri dari Napi 3 dan 2 tahanan. Penghuni perempuan itu ada terlilit kasus pencurian sapi dan pemukulan, ” bebernya. (Udi)
