GOWA, BKM — Usai meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Falah yang dibangun LDII (Lembaga dakwah Islam Indonesia) DPW Sulsel pada 2017 lalu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis pun meresmikan fisik bangunan masjid yang telah rampung dan sudah difungsikan oleh warga sekitar.
Peresmian Masjid Nurul Falah yang berlokasi di belakang pasar sentral Malino, Kecamatan Tinggimoncong ini dilakukan Sekkab Gowa, Muchlis pada Minggu (29/4/2018) yang dihadiri Ketua DPW LDII Sulsel, Hidayat Nahwi Rasul, Asisten III Setkab Gowa, Firman, anggota DPRD Gowa, Abd Hafid Latif, Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz dan sejumlah lurah/kades, para pemuka agama Tinggimoncong.
Ketua DPW LDII Sulsel, Hidayat Nahwi Rasul mengatakan, masjid Nurul Falah ini merupakan masjid ke 17 yang dibangun LDII di Kabupaten Gowa. Masjid ini kata Hidayat memang ditarget diresmikan sebelum ramadan. “Masjid ini selain digunakan untuk beribadah juga berfungsi sebagai tempat kajian Alquran,” jelas Hidayat.
Sementara itu Sekkab Gowa, Muchlis sebelum menandatangani prasasti tanda diresmikannya Masjid Nuru Falah berukuran luas 12×12 meter ini, dalam sambutannya mengapresiasi jajaran LDII yang terus melakukan pembangunan masjid hingga sudah 17 masjid berdiri di wilayah Gowa.
” Kami sangat mendukung dan tetap berharap masih banyak masjid yang dibangun LDII di Gowa. Saya berharap peran masjid ini dapat lebih membantu masyarakat untuk menjadi tempat belajar baca Alquran. Saya jadi prihatin karena ternyata selama ini banyak calon jamaah haji kurang fasih mengaji nah dengan adanya masjid ini, LDII bisa membantu masyarakat di sekitarnya untuk belajar mengaji dan jangan pernah malu untuk belajar ngaji,” kata sekkab. (saribulan)
