MAKASSAR, BKM — Ambo Indo Project bersama Forum Kreativitas Pemuda Sulsel dan Rumah Pantun Makassar menggelar Makassar Canda Tawa (Macawa) di pelataran parkir RRI Makassar, Rabu (2/5/2018) besok. Acara dimulai sejak sore hingga malam.
Acara yang didukung Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar ini mengusung konsep Makassar Performing Art dimana segala sesuatunya dilakukan dalam bentuk seni pertunjukan.
Pagelaran ini akan menampilkan teater komedi dari FKP Sulsel, tari komedi Sanggar Bugisi Mangkasara dan Bootty Boyz Crew, musik komedi dari Lambung Kiri, pantun komedi ala Rumah Pantun Makassar dan UKM Pantun Seni Kreatif Unhas serta stand up comedy dari Komunitas Stand up Indo Gowa.
Bukan hanya itu saja. Penonton juga akan menyaksikan special performance Ime Percussion dan
Guest Star Oki Dg. Mabone (finalis Suci 6 Kompas Tv).
Project Officer Makassar Canda Tawa, Muh Rijal Djamal dalam rilisnya sore ini mengatakan, jika acara ini juga menggelar Art Bazar,
Clothing Bazar, food truck dan dialog perkembangan seni pertunjukan di Makassar yang dibawakan Alif Anggara dan beberapa praktisi seni pertunjukan di Makassar.
“Kegiatan ini untuk memberikan penegasan bahwa Makassar punya potensi luar biasa dalam hal seni pertunjukan khususnya di bidang kejenakaan,” kata Rijal.
Seni komedi, katanya, harus mendapat perhatian dari pemerintah sebab seirama dengan karakter orang Bugis Makassar sesungguhnya bahwa orangnya ramah, muda bergaul dan senang bercanda.
“Melalui kegiatan macawa ini pula diharapkan mampu memberikan edukasi bahwa ada cara cara yang lebih elegan dan kreatif serta mudah diterima dalam menyampaikan aspirasi maupun kriktik,” katanya.
“Insya Allah 2 mei 2018 warga Makassar akan ceria dan bercada tawa dengan penuh wibawa. Hal ini juga untuk merespon banyaknya masyarakat yang suka mengujar kebencian, saling hina dan saling menjatuhkan. Padahal karakter masyarakat kita tidak seperti itu,” katanya.
Menurut Rijal, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar sangat mendukung kegiatan Macawa ‘Makassar Canda Tawa’ karena bisa menghilangkan stigma negatif terhadap masyarakat Makassar khususnya mahasiswa dan pemuda.
“Pada dasarnya, masyarakat Makassar wajib hadir di acara Macawa (Bugis: ketawa) agar bisa bisa tidak galau lagi, karena Makassar akan membuat bahagia warganya melalui kegiatan Macawa ini,” harapnya. (rls)
