Site icon Berita Kota Makassar

Bidang Ekonomi, Jeneponto Tertinggi Peningkatan IPM di Sulsel

JENEPONTO, BKM–Plt Gubernur Sulsel,dan rombongan tiba di Kabupaten Jeneponto, Selasa (1/5). Sumarsono disambut ritual adat Angngaru serta tarian kolosoal yang dibawakan Tulolonna Jeneponto. Bupati Jeneponto, Asmanto Baso Lewa dan Ketua Dprd Asrul Lachmuddin, Sekkab DR Syafruddin Nurdin tersenyum sumringah saat menyambut kedatangan Sumarsono.

Dalam acara ini hadir pula pasangan calon Bupati No 1, Mulyadi Mustamu Karaeng Tinggi dan Muh Kasmin Karaeng Gassing, pasangan calon bupati nomor 3, Iksan Iskandar Karaeng Ningrat ,H Paris dan calon Wabup No 4 Isnaad Ibrahim, Kapolres Jeneponto, AKBP HAery Susanto, Dandim 1425 Letkol Hr Sugiri serta para pejabat dan anggota legiun Veteran Jeneponto.

Gubernur Sulsel bersama Bupati Jeneponto Asmanto Baso Lewa melakukan penandatanganan prasasti proyek pembangunan lima puskesmas serta enam proyek peningkatan jalan dan proyek Embung.

Asmanto Baso Lewa mengatakan, perayaan HUT Jeneponto sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah. Untuk itu, kita harus mampu menjadi pendorong dalam memperkuat seluruh elemen yang ada di daerah. Pada 27 Juni mendatang, akan ada pemilihan bupati dan wakil Bupati dalam pilkada serentak sehingga momentum ini menjadi upaya mewujudkan pilkada yang damai Harmonis bermartabat jelas Asmanto

Didalam Bidang Ekonomi Jeneponto kata Asmanto, pda Aspek rata rata capaian indikator makro yang berbasis pertanian perikanan kelautan dan ekonomi kerakyatan sampai dengan tahun 2017 tumbuh hingga 8,43 porsen melebihi tingkat perekonomian Sulsel dan Nasional.

Jeneponto sekarang ini, kata Asmanto, menyuplai tenaga listrik 70 porsen kebutuhan listrik Sulsel. Hal ini berkat adanya PLTU Punagayya Banggala dan sekarang sedang dibangun PLTB TOLO satu tentunya harapan besat pertumbuhan ekonomi Tertinggi di Sulsel.

Hal senada dikatakan Gubernur Sulsel, Sumarsono. Menurut dia, 30 tahun lalu saat saya masih menjabat staf biasa Kementerian dalam negeri saya pernah ke Jeneponto ini dan nginap di BKIA karena belum ada hotel. Tapi sekarang, kata Sumarsono, sudah beratus ratus peningkatan infratstukturnya. (krk)

Exit mobile version