Site icon Berita Kota Makassar

Jayadi: Yang Berpeluan Jika Punya Pengalaman

MAKASSAR, BKM–Yang paling layak terpilih menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel tentu memiliki pengalaman sebagai penyelenggara kepemiluan serta mampu bekerja secara tim. Dari 14 nama yang ada, rata rata memiliki pengalaman kepemiluan.
Pengamat Politik, Dr Jayadi Nas memaparkan prediksinya mengenai tujuh orang yang berpeluang menjadi komisioner KPU Sulsel yang akan lolos, dari total 14 calon yang telah dikirim ke KPU RI. Bagi Jayadi, orang yang memiliki pengalaman kepemiluan dan orang yang mampu bekerja secara tim, akan berpeluang besar terpilih. Jayadi mengatakan jika keputusan memilih tujuh orang komisioner akan tergantung pada kebutuhan pekerjaan di KPU Sulsel. Ia mencontohkan jika saat ini, KPU Sulsel akan menghadapi dua pekerjaan besar. Pekerjaan besar itu adalah Pilkada dan Pileg yang bersamaan dengan Pilpres. “Pilkada yang jatuh pada tahun ini akan cukup berat dilaksanakan, apalagi tahun depan langsung menghadapi Pileg sekaligus Pilpres. Tentu orang-orang mampu mengakomodir pekerjaan ini lah yang akan pas dengan kebutuhan KPU Sulsel,” kata Jayadi, Kamis (3/5).
Hal itulah mengapa orang yang berpengalaman dalam hal kepemiluan dan mampu bekerjasama, bisa menjadi yang berkemungkinan besar terpilih. Hal ini dikatakan Jayadi mengingat Pilkada, Pileg, dan Pilpres harus dikerjakan oleh orang-orang dengan tingkat pemahaman dan keseriusan yang tinggi. “Saya pikir kan sudah ada tiga orang ini incumbent, selebihnya bisa lah mereka yang ada di KPU Kabupaten. Karena penting juga kan kerjasama diantara mereka,” tambah Jayadi.
Dari data yang ada, terdapat tiga petahana di KPU Sulsel masing-masing Faisal Amir, Mardiana Rusli dan Misna M. Dari kalangan akademisi yakni Dr Syarifuddin Jurdi dan Fatmawati. Sementara dari kalangan media hanya Uslimin dan Asram Jaya dari LSM atau NGO.
Nama lainnya yang punya pengalaman kepemiluan yakni Fatmawati, Marzuki Kadir, Upi Hastati dan Zainal Ruma. Satu nama lain yang punya pengalaman kepemiluan yakini Sahabuddin lantaran menjadi salah satu pejabat di sekretariat KPU Provinsi Sulsel. (nug/rif)

Exit mobile version