MAKASSAR, BKM — Perusahaan pembiayaan multiguna berbasis teknologi global yang mutakhir, Home Credit Indonesia (HCI), terus mengembangkan usahanya di Sulsel. Pada 1 April 2018 lalu, HCI telah ekspansi ke Parepare, Sidrap, dan Pinrang. Selanjutnya pada 1 Juni mendatang, HCI akan ekspansi ke Bone.
Rencana ekspansi ini dilontarkan Syaiful Yunus, City Sales Manager Makassar HCI, di sela acara Gerakan Indonesia Bi5a yang digelar di atrium Mall Ratu Indah (MaRI), beberapa hari lalu.
Syaiful Yunus lanjut mengatakan, HCI di kota Makassar berkembang cukup pesat. Sejalan semangat Indonesia Bisa, HCI telah membuka kesempatan bekerja bagi 372 tenaga kerja lokal, sejak pertama beroperasi di Makassar pada November 2015.
”Saat ini layanan pembiayaan kami telah dinikmati lebih dari 17.400 pelanggan, dengan lebih dari 520 titik penjualan yang tersebar di seluruh penjuru kota Makassar. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan bertanggungjawab bagi seluruh konsumen. Termasuk dengan menyediakan layanan pembiayaan berbasis teknologi yang dapat memudahkan pelanggan untuk bertransaksi dimanapun dan kapanpun melalui mitra online kami,” ujarnya.
Terkait kegiatan Gerakan Indonesia Bisa, Eko Broto Bramantyo, Senior Vice President Sales Network HCI, mengungkapkan Gerakan Indonesia Bisa merupakan sebuah gerakan yang diawali dengan kisah inspiratif para pelanggan HCI dari berbagai penjuru nusantara. Dimana, mereka berani melakukan perubahan untuk membuat hidup mereka lebih berarti. Gerakan ini diluncurkan di Jakarta pada awal Februari 2018 dalam rangka hari jadi HCI ke-5. Untuk roadshownya sendiri, pertama kali diluncurkan di Medan pada 2 Maret 2018 lalu.
Guna menggelorakan semangat Indonesia Bisa, HCI telah memilih 9 orang pelanggan dengan tekad dan kerja keras luar biasa. Sehingga mereka mampu menghasilkan karya-karya yang diakui tidak hanya di tanah air, namun juga di luar negeri.
Kesembilan tokoh ini turut serta berpartisipasi dalam serangkaian roadshow yang dilakukan HCI di 9 kota besar, seperti Medan, Banjarmasin, Manado, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Makassar.
”Makassar sendiri menjadi kota ketiga penyelenggaraan roadshow Gerakan Indonesia Bisa ini, setelah Medan dan Banjarmasin,” tandas Eko. (mir)