Site icon Berita Kota Makassar

Aksi Unjukrasa Ganggu Pengerjaan Tol Layang

MAKASSAR, BKM — PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE) terus mematangkan persiapan untuk pembangunan jalan tol layang AP Petta Rani.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha, mengatakan, memang ada sedikit keterlambatan dari rencana awal. Sedianya, pengerjaan fisik tol layang itu sudah akan dilaksanakan April lalu. Namun dia meyakinkan jika proyek ini sudah akan dilaksanakan bulan Mei ini.
“Ada beberapa hambatan kita hadapi. Termasuk aksi unjuk rasa yang kerap terjadi di fly over, itu juga agak mengganggu persiapan. Tapi insya Allah tidak meleset mi dari Bulan Mei, ” kata Anwar kepada BKM, akhir pekan lalu.
Namun, katanya, pekerjaan awal untuk persiapan pembangunan konstruksi terus dilaksanakan. Pihaknya ingin menuntaskan seluruh persiapan sebelum melangkah ke pekerjaan inti.
“Semua harus kita pikirkan dulu. Termasuk hal kecil seperti pembangunan direksi keet yang perlu dikonsultasikan dengan Balai Besar Jalan, ” ungkap Toha.
Lebih jauh dikatakan, saat ini, pihaknya juga sementara memikirkan dan mempersiapkan sebaik mungkin model rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan sebelum median jalan tempat proyek tersebut dikerjakan akan ditutupi pagar.
Pekerjaan fisik jalan tol layang ini rencananya akan dimulai di Tol Reformasi sepanjang 800 meter hingga mencapai Jalan Urip Sumiharjo.
Dalam waktu dekat, median jalannya akan dibongkar, temasuk tanaman akan ditebang. Kemudian dipagari seng. Namun sebelum itu, pelaksana kegiatan akan memastikan arus lalu lintas tetap lancar walaupun ada aktifitas pekerjaan yang dilakukan di median jalan.
Caranya, kemungkinan besar jalan akan sedikit dilebarkan agar lajur kiri dan kanan tetap berfungsi baik walaupun dipastikan akan ada sedikit perlambatan lalu lintas.
“Yang jelas, kita mau mempersiapkan semuanya dengan matang agar tidak ada kendala yang ditemukan saat kegiatan berlangsung, ” ungkap Toha.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Jumras menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pelaksana kegiatan tol layang Pettarani untuk memastikan kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik. Apalagi, tol layang itu merupakan salah satu proyek strategis di Sulawesi Selatan.
Dia mengaku sudah diinstruksikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel untuk memastikan seluruh proyek strategis terkait infrastruktur jalan dan jembatan, berjalan dengan baik.
“Kalau ada kendala yang dihadapi, kami akan bantu penyelesaiannya sepanjang masuk dalam kewenangan kami, ” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version