LUTIM, BKM — Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Luwu Timur saat ini mulai masuk ke desa desa yang ada di daerah yang berjuluk Bumi Batara Guru itu. BNK Luwu Timur Dipimpin oleh Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam.
Berbagai program telah disosialisasikan termasuk Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satuan Tugas (Satgas) Desaku bebas Narkoba. Tujuannya, untuk memberikan Pendidikan dan Pelatihan terkait dengan bahaya barang haram atau Narkoba.
Irwan Bachri Syam mengatakan, pelaksaan Diklat Satgas desaku bebas dari Narkoba merupakan salah satu program unggulan BNK Luwu Timur. Ia mengaku kalau program ini mendapat apresiasi oleh BNN Pusat.
“Program ini sangat di apresiasi oleh BNN Pusat. Itu karena barun pertama kali di programkan di daerah yakni, Luwu Timur sendiri,” ungkap orang nomor dua di kabupaten Luwu Timur ini kepada awak media, Senin (7/5).
Tujuan program ini, kata Irwan, adalah memberikan Pendidikan dan Pelatihan terkait dengan bahaya Narkoba ke masing – masing perwakilan setiap desa se Luwu Timur yakni 124 desa dan 3 kelurahan.
“Setiap desa mendelegasikan 2 orang. Setelah diklat ini Satgas – Satgas ini nantinya yang akan menjadi tim sosialisasi anti Narkoba di desanya masing – masing,” ungkap Irwan.
Metode yang digunakan saat ini, tambah Irwan, adalah metode pencegahan narkoba dengan cara pendekatan ke lingkungan keluarga dan desa sehingga hal itu sebagai peran dari Satgas ini nantinya.
“Insya Allah setelah program Diklat Satgas desaku bebas Narkoba ini selesai, kami BNK Lutim juga akan memprogram desa yang anti narkoba. Kami akan memiliah 2 desa nantinya untuk kami jadikan pilot project untuk desa anti narkoba,” ungkapnya.
Irwan pun berharap, cara dan model program yang disosialisasikan itu dapat menekan angka penggunaan dan penyalahgunaan Narkoba di Luwu Timur yang terbilang cukup meresahkan saat ini. “Kami harap dukungan smua pihak,” ungkapnya. (Alpian Alwi)
