Site icon Berita Kota Makassar

Bocah Empat Tahun Tewas dengan Tubuh Lebam

GOWA, BKM — Seorang bocah bernama Abd Mufid (4 tahun 7 bulan), tewas mengenaskan. Kondisi tubuhnya penuh luka lebam dan luka terbuka. Bocah itu tewas, pada Sabtu malam (5/5) sekitar pukul 19.00 Wita di UGD RSU Syekh Yusuf Gowa.
Awalnya, kematian bocah yang bertempat tinggal di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowatak jauh dari pondok pesantren Darul Istiqomah Dusun Tabbusalaya, Desa Timbuseng ini oleh ayahnya bernama Hasan Basri (28) diakui tewas setelah anaknya terjatuh dari motor saat diboncengnya jalan-jalan dari Pantai Losari Makassar.
Tiba-tiba Mufid terjatuh saat HB mengerem mendadak motor yang dikendarainya tersebut. Saat bocah malang itu dibawa ke rumah sakit, diketahui adanya kejanggalan kematian korban dilihat dari luka-luka yang ada di tubuh bocah Mufid.
Tapi kepolisian tidak percaya seratus persen pengakuan Hasan Basri. Karena merasa ada kejanggalan akhirnya pihak Polres Gowa berkoordinasi dengan paramedis rumahsakit dan mengamati kondisi sekujur tubuh korban yang penuh luka lebam.
Saat bocah Mufid dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, Unit PPA, SPKT dan Kasat Reskrim Polres Gowa mengikuti keluarga korban ke rumah duka di Pattalassang. Di rumah duka ini, pihak kepolisian mengumpulkan informasi tentang penyebab kematian sang anak.
Hasan Basri, ayah korban diinterogasi. Awalnya, Hasan memberi info bahwa pada Sabtu pagi itu membawa anaknya ke Pantai Losari Makassar menggunakan motor dan pulang siang hari dan di sekitar Jl Tun Abd Razak HB mengaku mengerem mendadak sehingga anaknya terjatuh.
Sementara menurut paramedis, bocah Mufid yang dibawah sang ayah ke rumah sakit pada pukul 14.00 Wita saat sesampai di UGD Syekh Yusuf usai dirujuk dari Puskesmas Pattallassang sudah meninggal dunia. Karena dirasa janggal, maka mayat bocah Mufid diotopsi di RSU Bhayangkara sejak Minggu (5/5).
”Kami belum terima hasil otopsi dari RSU Bhayangkara. Pasca otopsi akan kita rilis hasilnya dan TKPnya bukan di pesantren seperti yang diklaim kalangan namun kejadian di luar rumah. Kasus ini kita akan kembangkan untuk memastikan motif sebenarnya kematian bocah malang ini,” tambahnya.
Kapolres juga mengatakan, pihaknya masih dalami pengakuan terduga pelaku. Apalagi terdengar info dari pohak keluarga jika Hasan Basri kerap berbuat keras kepada anaknya itu.
Dan Jumat (4/5), Hasan diduga mencubit korban disekujur tubuhnya karena celananya dikencingi. Mutmainnah, ibu korban yang ditemui media mengaku hanya melihat anaknya sudah penuh lebam ketika pulang dari pantai. ”Tidak tahu juga kenapa, hanya pas pulang sudah banyak lebam di badannya, mukanya juga,” katanya. (sar/mir)

Exit mobile version