Site icon Berita Kota Makassar

Gandeng Asdep Kemenpar, Amran Gelar Bimtek Pemasaran Pariwisata di Luwu

LUWU, BKM–Anggota Komisi X DPRI Amran SE bersama Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementrian Pariwisata RI, Adi Wirakso menggelar Bimbingan Teknis Pemasaran Pariwisata di aula Hotel Subur, Belopa Selasa
(8/5/2018).
Hadir dalam Bimtek Pemasaran Pariwisata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Luwu, Andi Sanakira, Kepala Bidang Destinasi Wisata Hj Enrika Nur Thalib,dan para pelaku dan praktisi soal kepariwisataan lingkup Kabupaten Luwu.

Plt Bupati Luwu Amru Saher, diwakili Kadis Pariwisata Kabupaten Luwu, Andi Sanakira menuturkan, Pemerintah Kabupaten Luwu sangat mendukung program pengembangan potensi wisata oleh Kementrian Pariwisata yang difasilitasi oleh anggota DPR RI Amran SE. “Saya berharap para peserta dapat mengikuti dengan benar soal sosialisasi potensi pengembangan wisata,” katanya.

Dia menjelaskan, sebelummnya di sektor pariwisata Luwu hanya ditopang anggaran dari Dana Alokasi Umum(DAU) tetapi untuk anggaran tahun 2017 hingga 2019 ada tambahan Dana Alokasi Khusus(DAK) untuk pengembangan spot destinasi wisata sejumlah Rp1,4 M dan ditambah dana percepatan pembangunan Indonesia Timur sejumlah Rp1,8 M yang di peruntukkan untuk pembangunan fisik kawasan wisata baru yang tersebar di Luwu.

“Alhamdulliah, kucuran anggaran alokasi dana DAK kita priotitaskan untuk pembangunan kawasan destinasi pariwisata baru yang di sharing dengan anggaran dana APBD pemkab Luwu,” ujar Andi Sanakira.

Sementara anggota Komisi X DPR RI Amran SE didampingi Asdep Pengembangan Pemasar
an I Regional III Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementrian Pariwisata RI Adi Wirakso menuturkan, dirinya ingin bagaimana mengembang kan potensi wisata lokal menjadi potensi wisata lokal dan internasional.

Kita melihat potensi alamnya apakah kita pertahankan alaminya atau memang harus dirubah pola wisatanya. “Saya di Komisi X DPR RI sebagai mitra kerja, saya beberapa lembaga yakni Kemenper,Kemendikbud, Kementiran Olahraga dan beberapa kementrian lainnya. Sangat penting untuk menampung aspirasi potensi wisata lokal yang fokus dikembangkan,” kata Amran.

Makanya, kata Amran, dia turun ke daerah khususnya mengusulkan adanya bimtek pemasaran wisata tujuannya apa untuk menggali spot wisata lokal sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku wisata “Termasuk wisata kuliner dan pengelola home stay,” kata Amran.

Dia mengatakan, target kunjungan wisata di Indonesia sebanyak 20 persen tahun ini ,namun yang jadi penghambat pengembangan wisata adalah tak adanya paket wisata terintegrasi.

Usia pemaparan materi oleh Amran SE dan Kadis Pariwisata Luwu Andi Sanakira, Bimtek Pemasaran Pariwisata dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pemateri dengan peserta Bimtek.

Dari hasil sesi tanya jawab disarankan jajaran Dinas Pariwisata Pemkab Luwu untuk menentukan titik nol spot destinasi wisata yang fokus untuk dikembangkan, sehingga ke depan Kabupaten Luwu bukan lagi menjadi daerah lintasan namun menjadi daerah tujuan termasuk pengembangan spot destinas wisata baru yang mengacu pada kepedulian lingkungan sehingga roda ekonomi kerakyatan terus bergerak maju di sektor pariwisata lokal yang berbasis nasional dan manca negara. (irwan musa)

Exit mobile version