MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel kembali akan menggelar debat publik ketiga pada Rabu (9/5). Seperti. Pada debat ketiga juga tetap digelar di Jakarta.
Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang mengatakan jika debat publik ketiga akan disiarkan langsung oleh TVRI. Jangkauan siaran yang luas dan pengeluaran anggaran yang lebih efisien menjadi alasan stasiun ini dipilih. Alasan itu juga menjadi pilihan mengapa dilaksanakan di Jakarta.
Asrar mengatakan jika pihak KPU belum melakukan persiapan khusus jelang debat. Karena pihaknya baru akan melakukan rapat persiapan pada hari ini, Selasa (8/5). “Belum, kita baru mau rapat sama pihak TVRI, panelis, Polda, sama tim paslon besok (Selasa),” kata Asrar.
Debat publik ketiga Pilgub Sulsel akan mengangkat tema seputar Penguatan Kearifan Lokal yang Memperkokoh Ideologi Bangsa dan NKRI. Debat diikuti empat pasangan kandidat, yakni, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar; Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo; Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman; dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.
Asrar tak lupa mengimbau kepada setiap kandidat untuk membatasi jumlah orang pendamping di lokasi debat. Hal ini disebabkan luas area studio siaran yang terbatas. Di samping itu, KPU juga tidak membiayai akomodasi dan transportasi pendamping para paslon tersebut.
Jelang debat ke tiga, Calon gubernur Ichsan Yasin Limpo (IYL) terlihat santai di Warkop Olala, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (7/5). Punggawa, sapaan akrab IYL bercengkerama dengan beberapa kolega dan pengunjung. Tak ada pembicaraan yang tampak berat.
Tak ada kening yang berkerut. Semuanya terlihat santai. Sesekali ada gelak tawa. Tanda cairnya suasana. Lagi-lagi, IYL menegaskan tidak ada yang khusus jelang debat tanggal 9 Mei nanti. “Yang pasti saya dan Pak Cakka siap,” tutur IYL.
Yang paling penting bagi IYL adalah, debat bisa berjalan dengan lancar dan sukses. “Sehingga masyarakat bisa tahu apa yang akan dilakukan para kandidat,”tutupnya.
Baginya debat harus dimanfaatkan dengan baik untuk memaparkan gagasan dan ide sesuai tema yang diangkat, sekalipun memang dibatasi dengan durasi. (nug/rif)
