Site icon Berita Kota Makassar

Job Fair Target Serap 4 Ribu Peluang Kerja

MAKASSAR, BKM– Job fair atau bursa lowongan kerja kembali dibuka Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Senin (7/5). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari bertempat di Hotel Swiss Bell Makassar, Jalan Boulevard. Dalam job fair kali ini menggandeng 65 perusahaan-perusahaan lokal dan nasional.
Tujuan dari kegiatan yang menjadi agenda tahunan Disnaker Kota Makassar ini semata-mata untuk mengentaskan masalah pengangguran dan pencari kerja. Bahkan tahun ini lebih dimeriahkah dengan kehadiran perusahaan-perusahaan perbankan dan perhotelan dengan memberikan peluang kesempatan bekerja bagi pencari kerja mulai dijenjang SMA hingga S1.
Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Imran Mansur, mengatakan, job fair yang sudah tujuh kali dilaksanakan ini menargetkan 4.000 peluang kerja. Sehingga target 500.000 peluang kerja selama lima tahun bisa tercapai.
Apalagi dalam pelaksanaan job fair bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Artinya, selain membantu dalam penganggaran kegiatan juga membantu memberikan informasi lowongan kerja secara luas bagi pencari kerja khususnya di Makassar.
“Tidak hanya offline, pendaftaran online juga kami buka bagi pencari kerja dengan memasuki situs Kementerian Ketenagakerjaan RI yaitu, E-bursakerja.kemnaker.go.id yang terintegrasi dengan situs Disnaker Kota Makassar, disnaker.makassar.go.id,” sebut Imran.
Kepala Subidang Perencanaan Tenagakerja Perusahaan Negara, Ardencius Gultom juga mengapresiasi Disnaker Kota Makassar yang tidak henti-hentinya menggelar job fair dalam mengentaskan masalah pengangguran. Dan apa yang dibuat sejalan dengan program dari pusat dalam memberikan kesempatan kerja bagi pencari kerja.
“Kementerian Ketenagakerjaan RI selalu berupaya untuk membentuk kerjasama baik provinsi, maupun pemerintah kota. Dan di tahun ini pemerintah pusat bekerjasama pemerintah kota menggelar job fair dengan harapan dapat memberikan kesempatan kerja bagi pencari kerja,” sebutnya.
Paket yang diberikan pusat ke Disnaker Kota Makassar berupa anggaran pelaksanaan job fair. Dan apa yang diberikan tetap dievaluasi dengan melihat penyerapan pencari kerja di Kota Makassar.
“Paket kerjasama tahun ini diberikan ke Disnaker Kota Makassar. Tidak menutup kemungkinan dari hasil evaluasi paketnya diberikan ke daerah lain atau tetap. Untuk nilai anggarannya saya tidak bisa menyebutkan,” tutupnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, mengatakan, job fair yang dilaksanakan Disnaker Makassar dengan menggandeng 65 perusahaan diharapkan dapat menyerap pencari kerja yang ada sesuai dengan bidang, kualifikasi, keterampilan serta kriteria masing-masing perusahaan.
Ical menambahkan, pengangguran di Makassar karena adanya kaum urban. Masyarakat di Makassar juga tak semuanya menganggur karena masih adanya kegiatan atau bisnis lainnya seperti online dijalankan.
“Sebenarnya ada banyak tenaga kerja di Makassar yang tidak menganggur terbuka seperti dengan mencari uang di bisnis online dan segala macam. Faktanya juga dari tahun ke tahun pengangguran yang muncul dari urban masuk ke Makassar,” tambahnya. (arf)

Exit mobile version