Site icon Berita Kota Makassar

Panlok 82 Jamin SBMPTN Lancar

MAKASSAR, BKM– Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017/2018 yang tergabung dalam Panitia Lokal (Panlok) 82 telah menyiapkan pengawas dan pengamanan secara ketat.
Wakil Ketua Koordinator Humas Panlok 82 SBMPTN 2018, Ishaq Rahman, mengatakan, hingga pelaksanaan besok (Hari ini) sudah memasuki tahap finishing tinggal panitia mendistribusikan soal ujian ke masing-masing ruangan keesokan harinya.
“Sejauh ini persiapan sudah rampung, tinggal distribusi soal ke setiap ruangan ujian besok pagi. tahun ini juga ada peningkatan jumlah pendaftar oleh karenanya itu pihak panitia menambah beberapa tempat dan ruangan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (7/5).
Lanjutnya Ishaq, Panlok 82 juga telah menegaskan ada dua hal baru yang menjadi perhatian di antaranya aspek hukum yakni konsekuensi jika ada pengawas yang terlibat, apalagi ada jabatan yang akan menjadi pertaruhan, selain ancaman pidana umum dan tindakan Tipikor sesuai rekomendasi Lembaga Bantuan Hukum Unhas.
“Kita juga arahkan agar setiap ruangan diawasi pengawas laki-laki dan perempuan, jadi penekanannya pengawas bisa selektif mengawasi para peserta tidak membuat takut melainkan lebih kepada antisipasi saja jika ada kejadian yang tidak diinginkan,” terangnya.
Untuk sektor Unhas sendiri telah menyiapkan sebanyak 1.423 ruangan dan setiap ruangan diawasi oleh dua pengawas sehingga totalnya ada sebanyak 2.846 orang. “Itu belum termaksud pengawas siaga, penangung jawab lokasi dan penanggung jawab wilayah.
Kepala Humas Unhas Makassar ini juga menuturkan, keamanan sendiri disiapkan seperti tahun lalu di mana ada empat lapis pengawas yang disiapkan terdiri dari pengawas ruangan, Pengawas Lokasi, pengawas Umum dan Pengawas siaga. Begitupun pengamanannya ada ribuan dari kepolisian dan pengamanan kampus.
“Naskah sudah datang dari minggu lalu dan sudah 99 persen rampung untuk dibagikan saat ujian, pengamanan naskah juga 24 jam telah diawasi oleh kepolisian. jadi kita sudah lakukan sosialisasi kepada para pengawas untuk lebih ekstra lagi dalam mengawasi ujian,”jelasnya.
“sistem CBT akan langsung terdaftar hingga jumlah kuota 900 kursi test terpenuhi,”ucapnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN, Alauddin Makassar, Prof Mardan, menyatakan, tahun ini ujian SBMPTN Makassar digabung empat universitas jadi seluruh persiapan dan kemanan diatur oleh panitia.
“Kita serahkan sama panitia saja, sisanya dibuka untuk tiga jalur. Dua orang yang mengawasi 20 peserta ujian. kesuksesan SBMPTN ini akan sama dengan tahun sebelumnya,” singkatnya.
Sementara itu, Koordinator Humas Panlok 82 yang sekaligus Dekan Fakultas Psikologi UNM, Prof Dr Muh Jufri mengatakan pihak panitia sekaligus pihak UNM siap melaksanakan dan siap mengantisipasi segala kemungkinan buruk dalam pelaksanaannya.
Secara keseluruhan yang ditangani oleh Panlok 82, jumlah pelamar keseluruhan sebanyak 51.800 orang. Yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sebanyak 50.700 orang, sedangkan yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) adalah sebanyak 1.100 orang.
Di UNM sendiri, Jufri mengatakan akan ada 19.790 orang yang mengikuti tes disini. Sebanyak 19.190 orang melakukan UTBC dan ada 600 orang melakukan UTBK. UNM juga menyiapkan 994 ruangan yang digunakan untuk UTBC. Untuk UTBK, UNM menyediakan 15 ruangan.
Jufri juga mengatakan bahwa SBMPTN tahun ini ada delapan orang disabilitas yang mengikuti ujian. Lima orang diantaranya di tempatkan di Unhas, tiga orang lainnya di UNM. Ruangan para penyandang disabilitas ini juga terpisah dari peserta lainnya. Para pengawasnyapun adalah pengawas khusus.
“Ada ruangan tersendiri untuk penyandang disabilitas, kami sudah menyiapkan. Pengawasnya juga khusus, kami sediakan pengawas dari dosen UNM yang berasal dari jurusan pendidikan luar biasa,” kata Jufri.
Dari pantauan BKM, seluruh meja dan kursi yang digunakan untuk tes telah tersedia dan tersusun dengan rapi. Bahkan ruangan yang akan digunakan untuk tes tersebut telah di sterilkan dan tak ada seorangpun yang boleh masuk.(ita-nug/war/b)

Exit mobile version