MAKASSAR, BKM–Tiga petahana Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPu) Sulsel berpeluang kembali terpilih. Ketiganya yakni Faisal Amir, Misna M Attas dan Mardiana Rusli. Tak hanya itu, satu akademisi juga dibutuhkan sebagai komisioner KPU, satu dari unsur media dan satu dari LSM atau NGO.
Tak hanya itu, peluang Uslimin dari unsur media, serta Asram Jaya dari LSM juga tak bisa dipandang remeh. Selain itu, nama akademisi Syarifuddin Jurdi dan Sahabuddin juga banyak disebut. Mardiana dan Misna yang dimintai tanggapannya soal peluangnya oppo masih merendah. Semoga saja, kita optimislah,”ujar keduanya. Sahabuddin yang tak lain salah satu pejabat Kabag di sekretariat KPU Sulsel juga mengkau optimis masuk 7 besar. “Kita selalu optimis,”ucapnya.
Seperti diketahui, Tim seleksi (timsel) calon komisioner KPU Sulsel bersama KPU RI telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan secara tertutup terhadap 14 calon di Grand Clarion Hotel and Convention, 18 April lalu. Tahapan tu dilakukan secara maraton selama 9 jam lamanya.
Anggota Timsel KPU Sulsel, Bachtiar Maddatuang mengungkapkan, ke-14 calon komisioner ini diuji satu per satu oleh dua orang komisioner KPU RI, masing-masing oleh Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting. Hingga kini belum diketahui jadwal pengumuman 7 nama Komisioner tersbeut.
Pengamat politik sosiologi Unhas Dr Sawedi Muhammad menuturkan bahwa 14 nama memiliki peluang yang sama untuk lolos 7 besar. Menurutnya, yang paling terpenting adalah integritas 7 nama calon komisioner. Dipastikan agar tidak berafiliasi dengan pihak manapun. Apalagi Kandidat.
“Harapan kita semua, 7 nama yang diputuskan oleh KPU RI harus paham betul teknis kepemiluan. Hal penting ke depan adalah integritas adalah kunci terjamin netralitas dalam rangka menyukseskan pemilu 2019,”ujar Dr Sawedi. (rif)
Tiga Petahana Berpeluang Akademisi, Media dan LSM Juga Berpeluang
