Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Harap Gowa Raih Kategori Utama

GOWA, BKM — Tim independen evaluasi verifikasi lapangan Kota Layak Anak (KLA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hamid Patilima bersama rombongan, tiba di Gowa, Selasa (8/5).
Kehadiran tiga anggota tim KLA itu dalam rangka melakukan verifikasi atau penilaian terhadap Kabupaten Gowa untuk menuju KLA. Di Gowa, tim KLA yang didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaidah Alham, Kepala Dinas Kesehatan, dr Hasanuddin, Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ambo serta Bappeda, Muh Taufiq Mursad ini juga memantau Puskesmas Pallangga yang telah menjadi Puskesmas layak anak dengan menyediakan fasilitas/kebutuhan anak (sarana bermain).
Hamid Patilima di hadapan bupati Gowa ini menyampaikan, dalam program kabupaten/kota layak anak ini terakumulasi 320 kabupaten-kota yg mengikuti evaluasi mandiri kabupaten layak anak ini. Dari 320 ini mengerucut ke tahap proses verifikasi kedua menjadi 222 kabupten/kota yang lolos dengan perolehan nilai verifikasi administrasi rata-rata 500 ke atas.
Sekarang, kata Hamid Patilima, setelah verifikasi terus berlanjut, maka tersisa 177 kabupaten/kota yang lolos dan Kabupaten Gowa termasuk di dalamnya.
”Sekarang tersisa 177 kabupaten/kota yang akan berproses. Namun hasil akhirnya di tangan Menteri PP dan PA. Jadi jumlah 177 ini adalah hasil akhir dari tiga kali proses. Dan hasil terakhirnya akan diumumkan pada saat Rakornas kabupaten/kota layak anak oleh menteri pada 23 Juli mendatang di Surabaya,” katanya.
Dikatakan, verifikasi yang dilakukan ini tidak lain untuk memastikan apa yang terjadi di lapangan. ”Kebetulan saya ini bertugas untuk Gowa dan Soppeng. Kami turun ini untuk memastikan apa yang terjadi di lapangan,” kilah Hamid Patilima.
Dijelaskan, untuk hasil verifikasi ini nantinya dari 177 kabupaten/kota itu akan diumumkan para kabupaten layak anak sesuai kategorinya. Kategori yang ada sesuai tingkatannya adalah kategori Pratama, Madya, Nindya dan Utama.
Menyikapi itu, Bupati Gowa pun berharap Gowa bisa meraih kategori tertinggi yakni utama. ”Iya semua kategori butuh proses. Tapi kita tetap berharap bisa raih yang utama,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan seraya menjelaskan sejumlah aspek yang telah dilakukan Pemkab Gowa menuju kabupaten layak anak.
Menurut Hamid Patilima, ada beberapa indikator yang perlu dipenuhi dalam mewujudkan kabupaten layak anak. Pertama bagaimana mendorong peran orangtua dalam menjaga anak-anak mereka termasuk menyiapkan menu makanan yang sehat dan bergizi dan menjamin pemenuhan pendidikan anak.
Kedua, bagaimana peran masyarakat dalam mendorong kontribusi dan peran anak dalam setiap kegiatan masyarakat. Ketiga, menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak dan keempat, bagaimana kontribusi peran media dalam menutup aib anak. (sar/mir)

Exit mobile version