Site icon Berita Kota Makassar

GIS Tamatkan 13 Siswanya

MAKASSAR, BKM–Sekolah Islam Lazuardi Athaillah GIS (Global Islamic School) mengadakan penamatan bagi 14 siswanya. Penamatan ini dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn Panakukkang Makassar pada Minggu (13/5). Penamatan ini adalah kali kedua bagi SMP Lazuardi Athaillah sejak didirikan pertama kali pada 2015 lalu.

Prosesi penamatan dilakukan secara seremonial. Para wisudawan mendapatkan medali dan sebuah Al-Quran sebagai tanda bahwa mereka telah sah menjadi alumni. Para wisudawan ini pun kemudian bersama-sama mengkhatamkan Surah An-Naba, lantunan doa, dan bacaan Khatmil Qur’an.

Masing-masing dari mereka pun memperoleh penghargaan Multiple Intelligences (MI) Award. Kecerdasan bidang linguistic-verbal oleh Aulia Syahrani Putri, bidang visual-spatial diraih Muh Aqshal Ali Yusuf Prasetio dan Alya Felita, bidang musical diraih Muh Shadra Ali, bidang naturalistic oleh Hakimatuzzahra dan Alisya Dzulfa Datmawan, bidang intrapersonal oleh Muh Husein Sobary, Muh Ramadhan Siddiq, dan Ahmad Sapadila.

Bidang logical-mathematical oleh Sophi Adiba Rauf, bidang interpersonal oleh Afiqah Firzanah, Siti Gadirah Inayah, dan Cakra Genta Fisalbi, kemudian bidang bodily-kinesthetic oleh Nabila Putri Giswatama.

Salah satu guru IPA SMP Lazuardi Athaillah, Emi Handayani mengatakan jika penghargaan ini sendiri bukan merupakan judgement bagi bakat yang mereka miliki.

“Penghargaan ini hanya merupakan kecenderungan alamiah yang benar-benar menonjol pada diri anak, sebab setiap anak memiliki modal kecerdasan majemuk,” kata Emi.

Penamatan yang seyogyanya diikuti 14 siswa ini, hanya diikuti 13 siswa saja. Salah satu siswa, Nabila Putri Giswatama tidak sempat hadir karena sedang fokut pada pelatnas di Jakarta dan Jepang.

Nabila diketahui adalah salah satu atlet renang cabang aquatik yang terpilih mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018 mendatang. (nugroho)

Exit mobile version