GOWA, BKM — Sebagai bentuk rasa belasungkawa atas gugurnya lima anggota Brimob beberapa hari lalu di Jakarta, ternyata juga mengundang simpati sejumlah warga Gowa yang sedang melakukan jogging di kawasan car free day Jl Masjid Raya- lapangan Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa.
Buktinya, para warga tersebut turut membubuhkan tanda tangannya ke spanduk putih yang sengaja dibentang jajaran Polres Gowa di hari Minggu (13/5/2018) pagi.
Gugurnya enam Bhayangkara Negara tidak hanya menorehkan duka baginsegebap jajaran Polri di seluruh tanah air tapi juga bagi masyarakat.
Di atas spanduk yang bertuliskan Masyarakat Kabupaten Gowa berduka atas gugurnya enam Bhayangkara Polri itu, selain bertandatangan, warga juga berdoa semoga anggota Polri yabg gugur menghadapi aksi terorisme khusnul khotimah dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
“Kami turut sangat sedih atas meninggalnya enam petugas Polri, kami berharap semoga amal ibadah mereka semua diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Kami mendukung Kepolisian untuk membasmi terorisme,” ucap salah seorang warga Gowa yang ikut membubuhkan tanda tangannya.
Kegiatan memberikan tandatangan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Religia Faradikta. Kepada media, AKP Religia mengatakan sejak musibah menimpa anggota Polri tersebut, jajaran Polri di Polres Gowa tetap melakukan penghormatan bagi pahlawan Polisi tersebut.
Sementara Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Polres akan mendorong perluasan aksi tanda tangan warga Gowa sebagai perwujudan sikap bersama bahwa Polisi dan masyarakat tidak akan pernah takut terhadap terorisme dan membangun barisan bersama untuk melawan kelompok terorisme.
“Gerakan empati tanda tangan ini tidak hanya untuk mengenang enam Bhayangkara Negara yang gugur, namun lebih dari itu menjadi pernyataan sikap masyarakat yang tidak takut terhadap terorisme. Polres Gowa bersama warga siap melawan kelompok terorisme dan radikalisme,” tutup Kapolres Shinto. (saribulan)
