Site icon Berita Kota Makassar

Ziarah Kubur Hingga Minggu Ceria di Tanjung

MAKASSAR, BKM– Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang bulan Ramadan sejumlah aktivitas mulai dilakukan warga. seperti Minggu (13/5), kemarin, warga mulai memadati tempat pemakaman untuk berziarah ke makam keluarganya sebelum memasuki ramadan 1439 Hijriah. Ada juga warga yang mendatangi tempat-tempat wisata seperti di permandian Jenetallasa Gowa, Bantimurung Maros dan Tanjung Bayang dan Tanjung Merdeka.
Dari pantauan BKM di tempat pemakaman umum yang berada di kawasan TPU Unhas, perkuburan Islam Panaikang tampak kepadatan terlihat di areal perkuburan.
Menurut Ilham Marangge Dg Serre, ziarah kubur sebelum memasuki ramadan menjadi kegiatan rutin keluarganya untuk mendoakan alm ayahanda yang telah meninggal lima tahun lalu. Bahkan sebelum melakukan ziarah, ia mengaku sudah menggelar pengajian dan baca-baca doa di rumahnya.
“Pasti mi itu sebelum masuk bulan puasa sekeluarga ziarah kubur dulu. Kemarin kita juga sudah baca-baca di rumah untuk alm bapak,” ungkapnya saat ditemui di TPU Unhas, Minggu, (13/5).
Lanjutnya bahwa ziarah kubur yang dilakukan bukan hanya untuk mengirimkan doa ke keluarganya, melainkan juga melakukan bersih-bersih kuburan di kuburan sanak kelurganya.”Seperti ini banyakmi rumput liarnya kita bersihkan dan menegok alm keluarga yang lainnya. Ini seperti ungkapan kita tidak bisa kumpul bersama mereka seperti ramadan sebelumnya,” jelasnya.
Sementara itu, ribuan orang juga terlihat memadati Pantai Tanjung Bayang dan Tanjung Merdeka yang merupakan daerah wisata favorit di wilayah sebelah selatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin.
Rata-rata mereka membawa keluarga untuk menikmati pemandangan laut, bahkan beberapa diantaranya membakar ikan, bermain pasir dan mandi di laut bersama anak-anaknya.
“Setiap minggu akhir memasuki puasa kami memang sengaja datang ke sini, selain wisata juga tradisi keluarga melepas sial dan mandi di laut,” kata seorang Risman saat ditemui di lokasi tersebut.
Hal yang sama diungkapkan Hartarto, juga pengunjung di tempat itu mengatakan dirinya bersama keluarga selalu meluangkan waktu untuk berekreasi ketika memasuki Ramadan.
“Rata-rata orang di sini menikmati musim liburan sekalian minggu tenang. Kalau sudah masuk puasa tentu jarang orang main ke sini,” katanya sambil bermain pasir bersama anaknya.
Kepadatan juga terlihat di tempat wisata permandian Jene Talasa Gowa. Menurut beberapa petugas di loket, tahun ini pengunjungnya lebih membludak karena bertepatan dengan anak sekolah libur usai ujian dan melaksanakan perpisahan sekolah mulai sari SD, SMP dan SMA, sehingga sebagian pengunjung tidak mendapat tempat di dalam areal permandian Jene Talasa. (ita-jul)

Exit mobile version