SOPPENG,BKM—Selfi itulah panggilan akrab Selfiyani Yamma seorang gadis belia kelahiran Macanre, 7 September 1999 yang sedang mencoba menapaki karir sebagai penyanyi dangdut nasional. Tahap demi tahap telah berhasil dilewati, Selfi berhasil lolos audisi mewakili Provinsi Sulawesi Selatan di (LIDA) Liga Dangdut Indonesia 2018 yang di Gelar Stasiun salah satu TV yakni Indosiar dimana audisinya dimulai sejak Nopember 2017 lalu.
Tahap demi tahap dilaluinya hingga menjadi menjadi Juara satu di Ajan Liga dangdut Indonesia.
Keberhasilan Selfi memenangkan LIDA tentu membuat Masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan khusnya Kabupaten Soppeng merasa bangga dan senang karena Selfi bisa mengharumkan nama Provensi Sulsel dan Khusnya Kabupaten Soppeng.
Keberhasilan Selfi menjuarai ajan Liga dangdut tentu tidak terlepas dari kerja keras Pemerintah Kabupaten Soppeng mulai dari awal hingga pada puncaknya dalam hal ini Bupati Soppeng H.Andi Kaswadi Rasak.
Sementara itu Nhita warga Cabbenge kelurahan Macanre Kecamatan Lilirilau yang merupakan Kerabat Selfi dan pendukung kepada BKM Selasa (15/5) mengatakan, sangat senang dengan berhasilnya Selfi menjuarai liga dangdut.
“Selaku Warga Cabbenge kami sangat senang dan bangga atas keberhasilan adik Selfi mengharumkan nama kabupaten Soppeng di tingkat Nasional,” kata Nhita.
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak yang menyaksikan langsung konser kemenangan tersebut bersama unsur Muspida dan masyarakat Soppeng dengan Nonton Bareng (Nobar) di Taman Lamumpatue. ” Matahari terbit dari timur dan saya pastikan Selfi menjadi juara,”katanya.
Dari capaian dari kemenangan ini, Selfi berhak mendapatkan medali emas, hadiah uang tunai sebesar Rp 500 juta serta piala bergilir LIDA 2018 ke Sulawesi Selatan yang diterima Wakil Bupati Soppeng. Sedangkan pesaingnya, Rara selaku Runner Up mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 300 juta dan Arif Firman wakil asal Sumatera Barat dengan hadiah sebesar Rp 200 juta.
Terpisah Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak mengatakan Kemenangan Selfi berkat kerja kita semua, terima kasih dan mohon maaf bila selama ini ada yang kurang berkenan dan ada sesuatu yang tidak berada pada tempatnya,sekali lagi mohon dimaafkan. (sartono)
