Site icon Berita Kota Makassar

Yayasan Hadji Kalla Bantu Lampu Kaum Dhuafa

GOWA, BKM — Masih banyaknya warga yang belum tersentuh penerangan listrik, mengundang empati dari Yayasan Hadji Kalla. Community Care and Development Yayasan Hadji Kalla ini pun memberikan bantuan lampu tenaga surya yang dikemas dalam program ‘1000 Cahaya Untuk Negeri’.
Sebanyak 33 rumah atau Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Gowa tersentuh program ini. Mereka berdomisili ditiga dusun terpencil di Kabupaten Gowa, yakni Dusun Pattallassang, Bangkeng Batu, dan Langkoa, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa.
Abdul Hakim, Manager Community Care and Development, di sela kegiatan tersebut, menuturkan, program ini berlangsung selama tiga hari atau pada 9 sampai 11 Mei 2018. Bantuan yang diberikan senilai Rp2 juta lebih, terdiri dari satu panel surya (charger) dan empat bohlam setara 75 watt per bohlam.
”Pemberian bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dhuafa untuk mendapatkan lampu penerangan dimalam hari. Khususnya mereka yang tinggal di dusun-dusun terpencil yang belum mendapatkan akses jaringan listrik PLN. Juga, membantu warga desa dengan kategori dhuafa yang karena keterbatasan ekonomi belum mampu membeli atau memasang instalasi listrik di rumahnya,” kata Hakim.
Pemberian bantuan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Desa Pao. Ini dibuktikan dengan kehadiran Sekretaris Desa (Sekdes) Pao dan Babinsa Desa Pao yang terus mengawal proses pemberian bantuan di 3 dusun tersebut.
Warga penerima bantuan ini pun mengaku sangat gembira dan bersyukur. Sebagian besar di antara penerima bantuan bahkan telah lebih dari 10 tahun tinggal di lokasi tersebut dan baru kali ini dapat merasakan dan menggunakan lampu penerangan dimalam hari.
”Apalagi dalam menyambut bulan suci Ramadan, selama bertahun-tahun mereka hanya menggunakan lampu minyak tanah untuk menerangi aktivitas memasak di dapur mereka. Pada Ramadan tahun ini, tentu akan berbeda buat mereka. Karena rumahnya menjadi terang benderang dimalam hari. Begitu pula anak-anak sekolah, akhirnya dapat belajar, membaca, mengaji, dan tugas-tugas sekolah dimalam hari,” jelas Hakim.
Tim pemasangan lampu tenaga surya Yayasan Hadji Kalla, masing-masing Abdul Hakim, Manager Community Care and Development, Muhammad Haidar, Iswanto, dan Andi Purnama sebagai staf atau teknisi, Ramatul Rizky, staf media dan IT, serta Hilda Ekayanty, fasilitator program Desa Bangkit Sejahtera Yayasan Hadji Kalla. (mir)

Exit mobile version