Site icon Berita Kota Makassar

Pendirian Perumda Butuh Sinkronisasi

MAMUJU, BKM — Panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Mamuju, Rabu (16/5). Tujuannya, untuk melakukan sinkronisasi dan studi banding tentang pendirian Perusahaan Umum Daerah (Perumda).
Sukri Umar selaku Wakil Ketua Pansus DPRD Sulbar mengatakan, Kunker seperti ini akan dilakukan di seluruh kabupaten yang ada di Sulbar. Kunker ini dilakukan untuk merampungkan pandangan dan persentase untuk persiapan sinkronisasi tentang rancangan Perumda Sulbar.
Sukri Umar menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju agar kiranya memberikan pandangan dan persentase terkait perencanaan pendirian Perumda Sulbar, Sebuku Malaqbi, agar bisa dirumuskan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sulbar setelah mengunjungi seluruh kabupaten di Sulbar.
Terkait hal itu, Bupati Mamuju, H Habsi Wahid memberikan pandangan seirama. Dikatakan, perencanaan Perumda Sulbar, Sebuku Energi Malaqbi harus diatur secara prorata dan proporsional. Yakni dengan cara mendiskusikan ke seluruh kabupaten yang ada di Sulbar pada saat Ranperda Sulbar tersebut dilakukan.
Rombongan Pansus Sulbar yang dihadiri Wakil Ketua Pansus Sulbar, Sukri Umar beserta anggota diterima bupati Mamuju di ruang rapat lantai dua kantor bupati bersama pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Mamuju. (ala/mir/c)

Exit mobile version