MAKASSAR, BKM — Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Agus Surya Bakti mengumpulkan tokoh agama dan tokoh masyarakat di rumah jabatannya, Kamis sore (17/5). Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan tentang pentingnya saling menjaga keberagaman dalam beragama dan suku bangsa.
Khusus di wilayah Sulawesi Selatan, ia berharap seluruh elemen masyarakat bisa terus memantau perkembangan situasi dan keamanan di wilayah masing-masing.
“Kalau kita melihat dari indeks ketahanan nasional Lemhanas, kondisi di Indonesia masih rentan untuk saat ini. Statusnya masih dalam tahap waspada,” ujar Agus SB.
Disebutkan Agus, saat ini tengah terjadi krisis sosial, yang salah satunya dipicu oleh medis sosial serta era digitalisasi. ”Bahwa kita sering menghadapi adanya dan beredarnya berbagai informasi yang berbau hoax,” katanya memberi contoh.
Menurutnya, kita harus menghadapi berbagai persoalan dan perpecahan di masyarakat. Karena hampir semua elemen yang ada, juga merasakan dampak serta efek negatif yang timbul.
Munculnya terorisme dan radikalisme yang kini tengah menggerogoti persatuan bangsa, Agus mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk selalu menjaga keutuhan dan toleransi antarsesama.
“Jangan mudah terpancing dengan isu dan informasi-informasi yang menyesatkan dan memecah belah persatuan kita,” tandasnya. (mat/rus)
Pangdam: Jangan Mudah Terpancing Isu Menyesatkan
