TAKALAR, BKM-Duet kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati Takalar, SK – HD kembali mendapat sorotan tajam masyarakat Takalar. Kali ini sorotan muncul dari pengusaha lokal lantaran puluhan paket proyek penunjukan langsung (PL) yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Takalar digabung menjadi paket tender.
“Digabungnya puluhan paket penunjukan langsung menjadi tender sudah dipastikan pengusaha lokal tidak dapat berbuat banyak, dimana kita ketahui proyek tender itu adalah ranah pengusaha berkantong tebal dari luar daerah,” Kata Achmad Azis, salah seorang rekanan Takalar , Minggu (20/5).
Achmad yang juga salah seorang aktivis meminta pemerintah daerah menyikapi kondisi sosial yang tengah terjadi saat ini, paling tidak menurutnya, sistem penggabungan proyek segera dihentikan dan memberi kesempatan pada pengusaha lokal untuk membangun Kabupaten Takalar sekaligus menggairahkan perekonomian di daerah ini.
“Jangan kesenjangan sosial dibiarkan merambah dunia konstruksi di Takalar. Pengusaha lokal juga harus diberdayakan selaku pribumi yang turut berhak membangun daerahnya,” tegas Achmad.
Achmad Azis menambahkan, kegalauan rekanan lokal terhadap penggabungan puluhan proyek kecil ke dalam keemasan tender diduga kuat lantaran adanya campur tangan ASN dari luar Takalar.
” Kalau pemerintah melibatkan orang dari luar mencampuri urusan proyek kami yakin, Takalar tidak akan pernah berubah,” tandas Achmad. (Ari Irawan)
