WATAMPONE, BKM–Banjir yang melanda Kabupaten Bone, Minggu (20/5/2018) berdampak pada sedikitnya 500 Kepala Keluarga (KK) di empat kecamatan yaitu Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, Awampone dan Sibulae.Dinas Sosial Provinsi Sulsel, melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah melakukan assessment terkait kejadian bencana ini. Dimana, kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat saat ini adalah kebutuhan pangan.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Ilham A Gazaling menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Bone dalam rangka penanggulangan kejadian ini.
“Mereka telah menerjunkan Mobil Dapur Umum Lapangan untuk memenuhi kebutuhan makan bagi masyarakat yang terdampak,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Ilham, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bone dan telah menyiapkan tenda pengungsian bagi masyarakat yang dididirkan di sejumlah sekolah dan rumah ibadah yang tidak terkena dampak banjir.
Dinas Sosial Provinsi Sulsel, juga akan menyiapkan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mengurangi dampak psikologis bagi masyarakat yang menjadi korban bencana.
Gubernur Sulsel melalui Dinas Sosial Provinsi Sulsel juga menyalurkan bantuan bagi korban banjir Selasa (22/5/2018), bantuan yang diserahkan berupa selimut, paket permakanan, tenda gulung, paket sandang berupa baju dan sarung serta perlengkapan anak seperti popok dan minyak telon.Bantuan diserahkan oleh Kabid Linjamsos Dinsos Sulsel dan diterima langsung oleh Pj. Bupati Bone Andi Bakti Haruni.”Bantuan Bapak Gubernur telah kami terima dan saya atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Bone menyampaikan terima kasih atas bantuan ini,” ungkap Bakti.
Semoga, lanjut Bakti, bantuan yang diberikan ini bisa mengurangi beban yang dirasakan oleh masyarakat Bone. “Kami akan segera menyalurkan bantuan ini ke titik-titik pengungsian masyarakat,” tandasnya (cha)
