Site icon Berita Kota Makassar

PDIP Puji Hasil Survei

MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Makassar Raisul Jaiz memuji cara kerja Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) yang telah merilis hasil survei elektabilitas kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Hasil survei menyebutkan bahwa pasangan calon nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaeman (Prof Andalan) tertinggi dengan survei sebesar 33,78 persen.
Kemudian disusul pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar (NH-Aziz) sebanyak 26,34 persen, pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) sebanyak 19,51 persen dan di posisi paling terakhir ada pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL).

Menanggapi hal tersebut, Raisul Jaiz yang juga Kepala BP Pemilu DPC PDIP Makassar, Raisul Jaiz mengatakan hal tersebut sangat wajar ketika Prof Andalan menempati urutan teratas.
“Karena dari hasil sosialisasi kami selama ini sejak rekomendasi diserahkan ke Prof penerimaan masyarakat sangat baik, bahkan mereka datang ke kantor partai untuk meminta atributnya Prof Andalan tanpa pamrih,” ujarnya, Senin (22/5).

Dia menambahkan, dirinya dan tim tidak lagi menjelaskan siapa itu Prof Nurdin dan apa yang pernah diperbuat di Bantaeng.

“Mereka pada tahu, bahkan penerimaan mereka ke kami sebagai partai pengusung sangat welcome, kadang kami belum bicara mereka sudah menyatakan sikap kalau mereka bersama dengan Prof Nurdin,” tambahnya lagi.

Partai Perindo mengomentari maraknya survei yang dimunculkan kubu tertentu jelang pencoblosan di Pilgub Sulsel, 27 Juni nanti.
Ketua DPW Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan mengatakan, banyaknya politik survei gentayangan sudah bisa diprediksi ketika muncul berbagai isu yang tak mampu dibantahnya, terutama soal kebohongan.
“Mudah-mudahan mereka tidak sedang panik, sehingga terkesan memaksakan tipu-tipu lewat survei,” sindir Sanusi Ramadan saat diminta tanggapannya.

Meski demikian, Perindo mengaku tak ingin larut menanggapi mainan kubu tertentu yang kesannya memancing untuk menutupi berbagai isu dan fakta kebohongan yang sedang melilit kubu tersebut.
“Mau ditutupi bagaimana, kebusukan pasti juga akan tercium baunya,” tambah Sanusi yang juga mantan Ketua DPW Nasdem Sulsel.

Uci, sapaan akrabnya, menegaskan, partainya saat ini terus fokus menjalankan gerakan pemenangan untuk IYL-Cakka di semua tingkatan, terutama pasca partainya dinyatakan lolos sebagai peeserta Pemilu 2019.
“Semua potensi yang kita miliki, itu bergerak dan solid memenangkan IYL-Cakka di semua tingkatan,” kata Uci yang setia mendampingi IYL di kampanye di kabupaten/kota.

Bukan hanya itu, sebagai bukti keseriusan partainya, Perindo menjadikan syarat ke bakal caleg yang mendaftar di Perindo untuk bersedia mendukung dan siap memenangkan IYL-Cakka. (rif)

Exit mobile version