Site icon Berita Kota Makassar

Kejar-kejaran dengan Polisi, DPO Curas Terciduk

MAKASSAR, BKM — Andi Arbi Sultan alias Arbi (17) telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia terjerat kasus pencurian disertai kekerasan (curas).
Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar berhasil meringkusnya, Selasa (22/5) sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu Arbi tengah berada di Jalan Manunggal 31.
Proses penangkapannya sempat berlangsung tegang. Terjadi kejar-kejaran antara tersangka dengan petugas. Setelah tak lagi bisa berlari, Arbi berhasil diringkus.
Di depan polisi, warga Jalan Andi Mangerangi ini mengaku telah melakukan aksi pencurian di tiga titik lokasi dalam rentang waktu Mei dan April 2018. Dua kali pada bulan Mei, dan satu kali di bulan April.
Dalam melakukan aksinya, Arbi tak seorang diri. Melainkan bersama dua rekannya bernama Fari dan Farid. Barang hasil curian berupa gawai mereka jual ke seseorang berinisial A.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol La Ode Idris yang dikonfirmasi, Selasa (22/5) membenarkan penangkapan DPO curas tersebut. Berawal ketika tim Jatanras melakukan patroli dan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan di wilayah hukum Polrestabes Makassar.
Tak lama kemudian, tim mendapat informasi tentang keberadaan seorang pelaku curas yang tengah berada di Jalan Manunggal 31. Polisi pun langsung bergerak ke lokasi.
”Melihat kedatangan petugas yang hendak menangkapnya, pelaku langsung berusaha meloloskan diri. Namun anggota sudah memblokade lokasi. Pelaku pun berhasil diamankan,” jelas La Ode Idris, kemarin.
Saat ini, lanjutnya, pelaku masih dalam proses pemeriksaan. Sementara rekannya terus diburu.
Dalam pengakuannya, pelaku menyebut pernah melakukan pencurian di Jalan Cendrawasih dekat Pasar Senggol pada bulan Mei 2018. Arbi mengendarai motor Fino warna biru gelap bersama rekannya berinisial FR yang masih buron. Mengambil gawai merek Xiaomi warna hitam di kantong motor korban
Pada bulan yang sama beraksi di Jalan Baji Minasa. Pelaku bersama FRD yang masih diburu, mengendarai motor Fino warna biru gelap. Di lokasi ini mereka mengambil HP Vivo yang tersimpan di kantong motor milik korban.
Aksi terakhir pada bulan April di Jalan Nuri. Bersama FR dengan mengendarai motor Fino warna biru gelap, Arbi mengambil HP merek Oppo A37. (ish/rus)

Exit mobile version