TAKALAR, BKM–Aktivitas tambang galian golongan C di Kecamatan Sanrobone, mendapat perlawanan keras warga dari dua desa di wilayah tersebut. Mereka dengan tegas menolak tambang yang diduga kuat dibekengi oknum aparat tersebut.
Protes dilakukan puluhan warga dengan melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Takalar, Rabu (23/5). Mereka mendesak agar aktivitas tambang galian C yang ada di Desa Ujung Baji dan sekitarnya dihentikan dan meminta Polres Takalar menindak tegas oknum polisi yang diduga memback up tambang liar yang beroperasi selama ini.
“Kami meminta agar polres segera menghentikan tambang di Desa Ujung Baji dan menindak tegas aparat kepolisian yang memback up tambang liar di wilayah kami,” kata Jendral lapangan aksi, Muhammad Ridwan Tate.
Kekesalan warga di Kecamatan Sanrobone terhadap aktivitas tambang kian memuncak lantaran penambang tetap beroperasi saat warga tengah melaksanakan ibadah Salat Tarwih.
Aksi demonstrasi yang mendapat dukungan penuh dari beberapa kepala desa dan tokoh masyarakat Sanrobone itu membubarkan diri secara tertib. (ari irawan)
