TAKALAR, BKM — Puluhan warga Desa Kale Ko’ mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) menggelar aksi unjuk rasa, menolak pembangunan bendungan Pammu’kulu yang rencananya akan “Menenggelamkan” empat dusun di desa tersebut.
Mereka menolak lantaran pemerintah belum membebaskan secara keseluruhan lokasi yang akan ditenggelamkan sebagai lokasi sentral bendungan Pammu’kulu.
“Kami tidak akan membiarkan pihak ketiga melaksanakan pembangunan sebelum lokasi kami dibayarkan secara keseluruhan,” kata Parawansa koordinator lapangan aksi, Jumat (25/5).
Dalam aksi tersebut, pengunjuk rasa membentangkan spanduk berukuran besar bertuliskan “Pembangunan bendungan Pammukulu kami tutup sampai ada kejelasan harga pembebasan lahan”.
Aksi tersebut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian setempat. (Ari Irawan)
