Site icon Berita Kota Makassar

Diatas Mobil Branding FAS, Istri FAS Dilecehkan Tim Konvoi

PAREPARE, BKM — Pasca ribut antar dua tim pasangan calon, ternyata selain tim simpatisan Taufan Pawe – Pangerang Rahim tidak hanya ugal-ugalan saat konvoi yang bermuara pada provokasi Tim FAS, juga tim TP melecehkan istri Faisal Andi Sapada saat Diatas kendaraan Branding FAS yang terjebak Konvoi Tim TP.

Saat kejadian pelecehan itu, Istri FAS, Rina Sari Larasati diatas Mobil Branding FAS bergeser dari Pasar usai berbelanja, namun terjebak di Jalan Mattiortasi pada Jumat Sore. Hal ini diungkapkan Keluarga FAS, yang juga tim simpatisan FAS, Andi Farida.

“Kami lihat Paslon nomor 1 dalam hal ini Taufan Lawe bersama istrinya memperlihatkan gestur tubuh ke arah mobil, setelah itu ada tim simpatisan TP berkendara roda dua lansung kedepan mobil, lalu membuka celana dari belakang sambil memperlihatkan bagian tubuh yang terlarang,” ujar Andi Ida.

Tak hanya itu, Andi Ida mengaku, heran dengan aksi konvoi tersebut. Pasalnya sejumlah masyarakat melihat langsung tindakan tidak terpuji itu.

Sekedar diketahui, Tim FAS  mendatangi Posko TP pada Pukul 22.00 WITA, sempat kedua Tim Paslon saling melempar ocehan, dan beruntung Aparat Kepolisian Resort Kota Parepare mampu mencegah sehingga tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Ketua TIM Pemenangan FAS, Yasser Latief mengatakan kejadian itu adalah sponitas  akibat euforia yang berlebihan.

“Celakanya dipimpin sendiri oleh Paslon yang baru-batu saja kembali setelah didiskualifikasi. Bersama paslonnya, mereka pawai keliling kota termasuk lewat di depan Posko FAS sambil menantang. Di beberapa tempat yang sering menjadi tempat kumpul pendukung FAS, mereka berhenti kemudian berteriak-teriak sambil melakukan gaya yg melecehkan,” ujarnya.

“Kalau kemudian ada peristiwa penyerangan, tentu ada sebabnya. Jangan menyalahkan anggota kami,”kata dia.

Ia menerangkan, Pihak FAS sebelumnya, saat Paslon TP-PT didiskualifikasi, pihaknya justru diam.

“Tidak ada euforia. Malah, atas saran Paslon FAS, beberapa hari kami tidak kampanye untuk menghindari konflik. Tapi ternyata mereka yang memicu konflik dan itu dipimpin langsung oleh paslonnya,” terangnya.

Yasser juga menambahkan, Akibat kejadian ini sebaiknya menjadi pelajaran buat semua. “Ini adalah bentuk spontanitas akibat ulah Pihak Paslon TP itu sendiri,” tambah dia. (smr)

Exit mobile version