TAKALAR, BKM–Setelah dituding menyembunyikan sebuah unit randis, roda dua, Sekretaris DPRD Takalar H Abbas Tola kembali diterpa kabar tak menyenangkan. Kali ini, Sekwan Takalar disinyalir mengkerangkengi sejumlah anggaran di kantor DPRD Takalar, diantaranya, dana kegiatan rapat dewan, dana pembayaran koran dan iklan media serta honor pendampingan reses 30 staf Sekretariat Dewan.
“Jangankan uang media dan iklan, anggaran rapat dan honor pendampingan saat dewan gelar reses sampai saat ini belum dibayarkan, setiap dikonfirmasi, Pak Sekwan selalu bilang sementara, diurus ,” Kata sejumlah staf Sekretariat DPRD Takalar, Senin (28/5).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di kantor DPRD Takalar, jalannya serangkaian rapat anggota DPRD Takalar mulai dari rapat komisi hingga rapat paripurna, karena adanya pejabat yang menalangi setiap agenda rapat.
“Serangkaian rapat tetap berlangsung selama ini, meskipun dana tidak ada, karena ada pejabat yang berbaik hati menalangi setiap agenda kegiatan rapat,” kata Staf Sekretariat Dewan yang minta namanya dirahasiakan.
Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Takalar, H Abbas Tola yang dikonfirmasi sekaitan adanya dugaan pengkerangkengan sejumlah anggaran di DPRD Takalar dengan tegas membantah tudingan tersebut. Meski demikian, Sekwan Takalar mengakui pihaknya tengah bermohon anggaran ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
” Kami tidak pernah menyimpan, apalagi mengkerangkengi anggaran bagian yang ada di sekretariat dewan, pencairan dana sekarang, hanya satu kali sebulan dan pernintaan anggaran harus mempunyai dukungan surat perintah perjalanan dinas,” kilah H. Abbas Tola. (Ari Irawan).